Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

VALENTINE DAY MENURUT ISLAM

VALENTINE DAY MENURUT ISLAM

Under arsip:  Perkuliahan.com.
Post title : VALENTINE DAY MENURUT ISLAM
Post  Category   : apa sejarahnya valentin day, valentine menurut Islam, apa hukum merayakan hari valentin, kado yang baik dihari valentine,
next post : Kumpulan kata Mutiara Cinta,

 data post: perkuliahan.com edition of : 113

By : Mizan/ admin Perkuliahan.com.

Perkuliahan.com, Setelah kemarin kita belajar tentang Sejarah dan Kontroversi hari Valentine, kali ini kita ka menyimak tentang valentine day / hari falentin menurut pandangan Islam.

Baiklah dalam kesempatan (kuliah umum dan bebas ) yang mudah-mudahan pada bergembira ini, kita akan bersama membahas tentang materi yang lumayan jadi perbincangan yaitu “ Valentine Day Menurut Islam” dari pengertian ini juga bisa dikatakan “ pengertian dan hukum merayakan valentine menurut islam”, karena kalau menyangkut agama nanti ujung-ujungya membahas tentang hukum islam/ hukum syariah . tapi sebelum kita melanjutkan pembahasan kita tentang valentine day / hari valentin mari kita untuk bersama selalu memanjatkan syukur kepada Tuhan YME,( hehe.. kayak lagi khotbah aja nih). Tapi memang HARUS dalam setiap kesempatan situasi dan kondisi kita harus selalu bersyukur / berterima kasih kepada yang telah membuat kita, merawat kita, menjaga kita dan menyayangi kita selamanya. ( hehe ujung-ujungnya Perkuliahan.com. ceramah juga nih )hehe piss!!

Ok ! Dalam setiap bulan Februari tepatnya tanggal 14 manusia di seluruh dunia sudah hampir tahu semua tentang hari  valentine /  valentine day, terutama di  kalangan usia muda dan remaja.  Terlepas dari beberapa kontoversi tentang “ hukum merayakan valentine” terutama bagi umat Islam, dimana mereka ada yang benar-benar mengharamkan dengan alasan-alasan tertentu.  Bahkan ada fatwa MUI tentang hukum merayakan valentine

Dalam coretan sederhana ini saya tidak akan memvonis benar atau salah tentang perayaan hari valentine tersebut menurut pandangan Muslim / Islam, namun ada beberapa yang menurut saya perlu dipertimbangkan terkait hari valentine yaitu :

Alasan Perspetif Tolerantif:

  1. Islam merupakan agama yang sangat menjunjung kedamaian dan perdamaian, bukan saja sesama Muslim tapi juga non Muslim, hal ini telah dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW. Sehinga ketika kita kaitkan dengan isu “valentine day menurut  pandangan Islam” maka kita tak perlu ngotot-ngotot untuk memvonis haram halal dan sebagainya, sebelum kita benar-benar tahu sampai sejauh mana manfaat dan Mudhorotnya.
  2. Praktek perayaan Valentine tak perlu disikapi dengan berlebihan, ingat Islam adalah agama yang toleran sehingga pilihan terhadap perayaan valentine harus disikapi dengan cerdas. Lagian agama (Islam) bukan sekedar agama pelurus dan pembenar atas  agama terdahulu tapi juga pendamai.  Jadi kalau ada umat Muslim atau non Muslim merayakan valentine gak perlu risau, karena valentine day juga bisa dijadikan moment untuk mempererat cinta dan kasih sayang dalam keluarga. “Memangnya perekat kasih sayang pada hari valentine aja?? Kan bisa setiap saat dan tiap hari adalah valentine”  gitu kata mizan! Jawabnya gimana? Ya kalau menurut adminperkuliahan.com, “ budaya kita kan lebih cenderung “at moment up action”hehe,, bahasa bule nih, artinya apa?? Jangan Tanya artinya yang penting tahu maksudnya. “at moment up action” seperti halnya budaya kita kenapa saling memaafkan dan saling mengakui kesalahan kalau pas hari Raya Idul Fitri, kenapa tidak setiap hari dan setiap saat kita budayakan saling memaafkan dan saling mengakui kesalahan?. Jadi kalau at moment valentine day kita merayakan dengan niat tidak sekedar meniru budaya  dan dengan cara dan niat yang tidak menyimpang dari ajaran Islam, maka saya kira tak masalah.

Alasan Tematis AKTUALIS

  1. Alangkah baiknya kita jangan melakukan suatu perbuatan atau tindakan tanpa hukum dan pengetahuan terhadapnya, dalam hal ini saya ingin bertanya “ apakah sobat semua tahu asal-usul hari valentine? Ingat pesan Al-Qur’an “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isro: 36)
  2. Ada beberapa Hadits Nabi yang mempunyai kandungan bisa dijadikan referensi tentang hari valentin “(1) Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu (2)“Bukan golongan kami yang menyerupai selain golongan kami.”(HR. Tirmidzi)
  3. Perayaan Valentine dimaksudkan untuk bergaya-gayaan dan meniru orang non muslim, biar kelihatan sok gaul, maka ini saya kira tak boleh. Padahal disadari atau tidak perayaan valentine kabanyakan motivnya begitu. Iya gak?? Gak usah jawab, paling manggut! He. Sehingga ada warning, ee jangan berfikir Marning (jagung goreng) hihi. Warning / peringatan, nah tahu kan? Yaitu peringatan atau dalam bahasa perkuliahan “ wanti-wanti” dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkata, “Memberikan ucapan selamat terhadap acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan sejenisnya.
  4.  Pendapat Para Ulam a yang tidak membolehkan perayaan valentine “ ini sebagimana dikutip oleh perkuliahan.com dari situs “abunamira.wordpress.com “ dari Syaikh Muhammad al-Utsaimin ketika ditanya tentang Valentine’s Day mengatakan, “Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena alasan berikut:

Pertama; ia merupakan hari raya bid’ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari’at Islam.

Kedua; ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) -semoga Allah meridhai mereka-. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya

- Pendapat MUI ( Ketua MUI Pamekasan,) yang saya kutip dari rizkythea.net

KH Lailurrahman mengimbau, agar umat Islam tidak merayakan hari Valentine. Kendatipun tidak menegaskan, bahwa memperingati hari Valentine hukumnya haram. Namun pengasuh pondok pesantren Ummul Qura Blumbungan ini menegaskan, bahwa segala sesuatu yang menjadikan pijakan perbuatan di luar aqidah Islam, maka perbuatan tersebut menyimpang dari nilai-nilai agama Islam. “Merayakan hari Valentine itu kan, juga sama dengan berhura-hura. Apalagi, misalnya digelar dengan melakukan perbuatan-perbuatan di luar batas kewajaran,” kata Lailurrahman.

 Selanjutya terserah anda! Kita adalah Umat yang cerdas, saya yakin sobat  bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang kurang baik!! dan juga kita bukan UMAT yang manja dan Tekstualis!! 

opss, maaf tata bahasa dan tulisanya awut-awutan. maklum dalam forum kuliah bebas sih!!

Under arsip:  Perkuliahan.com.
Post title : VALENTINE DAY MENURUT ISLAM

Sejarah dan Kontroversi hari Valentine

Sejarah dan Kontroversi hari Valentine
Under arsip:  Perkuliahan.com.
Post title : Sejarah dan Kontroversi hari Valentine
Post  Category   : apa sejarahnya valentin day, valentine menurut Islam, apa hukum merayakan hari valentin, kado yang baik dihari valentine,
next post : Kumpulan kata Mutiara Cinta,

 data post: perkuliahan.com edition of : 102

Sejarah dan Kontroversi hari Valentine

Selamat datang kembali di perkuliahan.com, kali ini kita akan bersama  membicarakan tentang topik yang  sering  banget di gemari dan di idam-idamkan sama anak muda tuh, yaitu “ Valentine day , atau hari valentin.” Sebelum membahas lebih jauh tentang hari  hari valentine / valentine day , perlu kita ketahui bahwa valentin day / hari valentine tersebut dalam masyarakat kita “  terdapat  kontroversi” yaitu ada yang tidak suka dan ada yang suka,  wah. Kalau itu mah sudah wajar dan biasa alias lagu lama!karena  Dalam hal apapun selau ada dua sisi yang bertentangan.

Dalam perkuliahan bersama perkuliahan.com disini tidak sedang ingin menjustifikasi mana yang benar dan mana yang kurang benar. yang pasti perkuliahan.com lagi lumayan demen mbahas tentang cinta, sehingga kalau denger kata kata cinta jadi syahdu.

Berikut bebepa tulisan yang akan kita bahas dalam perkuliahan bebas ini.

Sejarah Valentine Versi Pertama

sumber  yang sempat  saya baca dari dosen Profesor Wikipedia, beliau menuturkan “ Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Di NEGERI PAMAN SAM, mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Kemudian Prof : wikipeida menambahkan bahwa valentine day tersebut sangat terkait dengan budaya dimana hari valentine itu dilahirkan. Dengan ungkapanya “ Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik “Happy Valentine’s”, yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.  “demikian yang yang dituturan oleh profesor Wiki.

Selanjutnya kita simak beberapa pendapat juga dari yang lain sebagai pelengkap beberapa sejarah tentang valentine yang telah berhasil dihimpun buat materi di perkuliahan.com bisa juga kata hikmah  ini.

Berikut Sejarah Valentine Versi kedua:

Dalam versi kedua ini merupakan tulisan dari tanbihul_ghafilin.tripod.com, yang telah dihimpun oleh perkuliahan.com

Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut ‘Syuhada’) yang kerana kesalahan dan bersifat ‘dermawan’ maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 – 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai ‘upacara keagamaan’.
Tetapi sejak abad 16 M, ‘upacara keagamaan’ tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi ‘perayaan bukan keagamaan’. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta ‘supercalis’  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai ‘hari kasih sayang’ juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu ‘kasih sayang’ itu mulai bersemi ‘bagai burung jantan dan betina’ pada tanggal 14 Februari.
 

Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti ‘galant atau cinta’. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang ‘martyr’ bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
 

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak ‘akidah’ muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.

Demikian tadi beberapa sejarah yang berbeda yang berhasil kami kumpulkan buat materi perkuliahan kita kali ini. Dalam forum kuliah kita ini sengaja tidak akan mengarahkan dan menjustise mana yang benar dan mana yang salah . Tapi mari kita berfikir logis. Tentang manfaat dan mudharat tentag valentine day tersebut.

Saran dari perkuliahan.com disini silahkan bagi yang ingin merayakan, rayakan dan tidak bertentangan dengan yang dilarang oleh semua norma yang berlaku, baik norma agama maupun norma sosial yang berlaku, dan juga tidak bertentangan dengan nurani, karena kasih sayang kan baik juga tuh. Sebagai penutup mari kita simak lagi ungkapan dari  pendapat dari Zulkifli Nordin berkata : “VALENTINE” adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari ‘kasih sayang’ kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..

resume by : perkuliahan.com / for : Sejarah dan Kontroversi hari Valentine

Under arsip:  Perkuliahan.com.