Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Proposal Skripsi Pendidikan Anak Usia Dini

 Under arsip:  Perkuliahan.com. Post title :Proposal Skripsi Pendidikan Anak Usia Dini

Post  Category   : permohonan judul skripsi,

data post: perkuliahan.com edition of : 190 next post : Makalah Pendidikan Akhlak

  research proposal

perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam

(telaah al-qur’an surah al-isra’ ayat 84)

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)

Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ)

Jawa Tengah di Wonosobo

2008

______________________________

JUDUL: PERKEMBANGAN TALENTA ANAK SEJAK DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM (TELAAH AL-QUR’AN SURAH AL-ISRA’ AYAT 84)

  1. II.                LATAR BELAKANG MASALAH

Allah SWT menciptakan manusia dalam struktur yang paling baik di antara makhluk yang lain, yang terdiri dari unsur jasmaniah (fisiologi) dan unsur rohaniah (psikologi) dan Allah memberikan seperangkat kemampuan dasar yang dapat berkembang, kemampuan dasar tersebut yang dimaksud dengan pembawaan/potensi. Jadi, pembawaan ini sudah ada pada diri manusia sejak lahir. Firman Allah SWT

Artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani agar kamu bersyukur”. (An-Nahl: 78).[1]

Dalam ayat di atas menjelaskan bahwa anak terlahir dalam keadaan suci, suatu keadaan kosong sebagaimana adanya, tanpa kesadaran akan iman atau kufur. Mereka lahir dalam keadaan utuh atau sempurna, tetapi kosong dari suatu esensi yang baik atau yang jahat. Manusia akan mempengaruhi pengetahuan dari lingkungan yang mempengaruhinya. Seorang anak yang telah dilahirkan berpotensi menjadi baik (iman) bila orang tuanya memperkenalkan dan mencurahkan ajaran-ajaran kebaikan dan kebenaran kepada anak. Manusia berpotensi menjadi buruk bila orang tuanya atau lingkungan mengabaikan ajaran-ajaran kebaikan dari kebenaran, atau justru mengajarkan keburukan dan kejahatan.[2]

Seorang anak beranggapan bahwa ibu dan ayahnya adalah segalanya di dunia ini. Ia mengharapkan cinta dan kasih sayang dari keduanya.[3]

Pandangan menurut Ibnu Taimiyyah bahwa semua anak terlahir dalam keadaan fitrah, yaitu dalam keadaan kebajikan bawaan dan lingkungan sosial. Itulah yang menyebabkan individu menyimpang dari keadaan ini. Sifat dasar manusia memiliki lebih dari sekedar pengetahuan tentang Allah yang ada secara inheren di dalamnya, tetapi juga suatu cinta kasih-Nya dan keinginan untuk melaksanakan ajaran agama secara tulus sebagai seorang hanif sejati.

Dalam kehidupannya manusia selalu mengalami perkembangan sejak ia lahir sampai akhir hayatnya, bahkan saat masih berada dalam kandungan ibunya sudah mengalami perkembangan. Di dalam proses perkembangan orang tua bertanggung jawab atas anak-anaknya dalam mendidik dan membesarkan anak-anak mereka dengan landasan iman dan akidah yang shahih hingga pada akhirnya akan membawa hasil penting bagi mereka di dunia dan akhirat kelak.

Anak yang dilahirkan dari orang tua yang baik maka ia berpotensi untuk menumbuhkan sifat-sifat baik dalam dirinya. Namun apabila anak tersebut ditinggalkan dalam lingkungan yang rusak, dan berakhlak rendah maka anak tersebut bisa menjadi orang yang suka merusak dan jahat. Sebaliknya anak yang dilahirkan dari orang tua yang jahat berpotensi menumbuhkan sifat-sifat tercela dalam perilakunya. Seandainya tinggal dalam lingkungan yang penuh dengan kebaikan dan diserahkan kepada pendidik yang baik, ada kemungkinan sifat-sifat buruk mereka akan tertutupi dan tumbuh menjadi orang yang memiliki keutamaan dan keimanan.[4]

Anak-anak adalah harapan masa depan dan penerus kelangsungan serta kelanjutan hidup. Oleh karena itu tugas orang tua adalah mendidik dan mengarahkan anak-anaknya sesuai dengan talenta yang dimiliki. Karena pada anak usia dini penuh dengan rasa ingin tahu yang besar, mereka berhasrat untuk menjadi seorang individu yang memiliki kemampuan memadai sesuai dengan taraf kedewasaannya. Bila sejak usia dini, seorang anak memperoleh kesempatan baik, maka kemudian hari ia akan menjadi orang yang kreatif.[5]

Melihat betapa pentingnya peran orang tua dalam pembentukan dan mengembangkan kemampuan anak, penulis memandang perlu adanya kajian yang membahas tentang “Perkembangan Talenta Anak Sejak Dini Dalam Perspektif Islam”. Hal ini pula yang menggelitik penulis lebih jauh membahas dalam bentuk skripsi. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis memiliki judul “Perkembangan Talenta Anak Sejak Dini dalam Perspektif Islam (Telaah Al-Qur’an Surah Al-Isra’ Ayat 84)”.

  1. III.             PENEGASAN ISTILAH

Untuk menempatkan alur permasalahan agar tidak menimbulkan salah penafsiran, maka penulis perlu mempertegas dan membatasi istilah yang terdapat pada judul penulisan skripsi ini:

  1. Perkembangan talenta

Perkembangan talenta artinya keseluruhan proses perubahan dari potensi yang dimiliki individu dan tampil dalam kualitas kemampuan, sifat, ciri-ciri yang baru.[6]

  1. Anak

Adalah keturunan kedua setelah ayah dan ibunya, masa dalam periode perkembangan dan akhirnya masa bayi hingga menjelang masa pubertas.[7]

  1. Sejak dini

Dalam teori psikologi perkembangan, usia dini adalah anak yang usianya sejak (0 – 6) tahun yang merupakan usia emas perkembangan kecerdasan intelektual dan emosionalnya.[8]

  1. Perspektif Islam

Perspektif yaitu pengharapan, peninjauan, tinjauan, padang luas menurut ukuran-ukuran Islam.[9]

  1. Telaah Al-Qur’an

Telaah Al-Qur’an adalah penyelidikan, pemeriksaan, serta mempelajari tentang kalam Allah yang mengandung mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir, dengan perantaraan Malaikat Jibril, ditulis dalam mushaf-mushaf yang sampai pada kita dengan jalan mutawatir serta mempelajarinya merupakan ibadah, dimulai dengan surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nass.[10]

  1. Surah

Mengandung beberapa ayat yang mempunyai permulaan serta penutup dan sedikit terkandung tiga ayat.

  1. Al-Isra’

Nama sebuah surah yang berarti “memperjalankan di malam hari” karena di dalamnya mengandung peristiwa isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dan terdiri dari 111 ayat.[11]

  1. Ayat 84

Ayat 84 adalah bagian dari suatu surah yang merupakan urutan ayat yang ke-84 dari 111 ayat surah Al-Isra’

Artinya :    “Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalan-Nya” (Q.S. Al-Isra’: 84).[12]

  1. IV.             RUMUSAN PERMASALAHAN

Sehubungan dengan judul uraian latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, maka penulis merumuskan beberapa permasalahan yang akan penulis angkat dalam penulisan skripsi ini. Beberapa permasalahan tersebut antara lain:

  1. Bagaimanakah perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam?
  2. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi terbentuknya talenta anak sejak dini?
  3. Bagaimanakah perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam berdasarkan surah Al-Isra’ ayat 84?
  1. V.                TUJUAN PENELITIAN

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, tujuan yang hendak dicapai melalui penulisan ini adalah untuk mengetahui/memperoleh informasi yang faktual mengenai hal-hal berikut:

  1. Perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam.
  2. Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya talenta anak sejak dini.
  3. Perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam berdasarkan surah Al-Isra’ ayat 84.
  1. VI.             KAJIAN PUSTAKA
    1. A.    Talenta dalam Islam

Menurut Prof. Abdul Azis Muhammad Arrabi’ rahimmahullah (w. 1402 H) dalam salah satu bukunya Ri’ayat Asy-Syabab fi al-Islam menyebutkan bahwa salah satu kehebatan peradaban Barat modern adalah kesuksesannya di dalam berbagai temuan ilmiah dan studi tentang kejiwaan, yaitu bahwa pada masa kanak-kanak awal, aspek genetis memberikan pengaruh terbesar dalam menentukan kecenderungan perilaku serta akhlak anak. Hal itu didasarkan kepada pengaruh langsung aspek genetis kepada anak secara medis.

Menurut Ibnu Qayyim, bahwa keadaan manusia sudah ada semacam ketetapan (pengetahuan) dalam diri bahwa setiap sesuatu (yang diciptakan) pasti ada yang menciptakan. Artinya pengetahuan tentang masalah ini memang sudah ada dalam diri manusia. Di sisi lain pengakuan serta percaya kepada Allah ini memiliki pengertian bahwa jiwa manusia, hakikatnya memiliki kecenderungan serta senang kepada kebaikan.[13]

Dalam kaitannya dengan kemampuan dasar, Abdul A’la Al-Maududi menyatakan bahwa manusia telah dibentuk oleh Tuhan dalam 2 aspek kehidupan, dalam suasana yang berbeda. Pertama, ia berada dalam suasana dimana dirinya secara menyeluruh diatur oleh Tuhannya. Kedua, manusia telah dianugerahi kemampuan akal dan kecerdasan, dia dapat berpikir dan membuat pertimbangan dengan akalnya untuk memilih atau menolaknya.[14]

Menurut Plato (427-346 SM) perbedaan-perbedaan individu mempunyai dasar genetis. Potensi individu ditentukan oleh faktor keturunan, artinya, sejak lahir anak telah memiliki bakat-bakat atau benih kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengasuhan dan pendidikan.[15]

Dari uraian pandangan tentang talenta di atas dapat disimpulkan bahwa talenta anak pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor genetis, selain itu juga dipengaruhi oleh faktor bawaan serta lingkungan yang akan mengembangkan talentanya menjadi lebih baik. Untuk itu orang tua bertanggung jawab atas perkembangan talenta anaknya agar menjadi lebih baik.

  1. B.     Anak Usia Dini dalam Islam

Anak adalah aset bagi orang tua, dan di tangan orang tualah anak-anak tumbuh dan menemukan jalan-jalannya anak merupakan fondasi yang paling mendasar bagi terbentuknya sebuah bangunan masyarakat. Apabila kita meletakkannya dalam posisi yang benar, bangunannya secara utuh akan bisa lurus, kendati bangunan tersebut besar dan mencakar langit.[16]

Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada tanggal 8 Juli 2003 bahwa bangsa Indonesia mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan pendidikan anak usia dini yaitu sejak lahir sampai dengan usia enam tahun (0-6 tahun).[17]

Menurut Bawani (1990), anak usia dini adalah manusia yang masih kecil. Yang dimaksud anak usia dini di sini yaitu anak yang sedang mengalami masa kanak-kanak awal yaitu berusia antara 0-6 tahun yang akan ditumbuhkembangkan kemampuan emosinya agar setelah dewasa nanti berkemungkinan besar untuk memiliki kecerdasan.[18] Adapun berdasarkan pendapat para pakar pendidikan anak, yang dimaksud anak usia dini adalah kelompok manusia yang berusia 0-6 tahun.

Anak usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik, dalam arti memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan (koordinasi motorik halus dan kasar), inteligensi (daya pikir, cipta, kecerdasan emosi, spiritual), sosial, emosional (sikap dan perilaku serta agama), bahasa dan komunikasi yang khusus sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak.

  1. VII.          METODE PENELITIAN

Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan beberapa metode penelitian, baik untuk memperoleh data maupun untuk menganalisis data-data yang ada antara lain:

  1. Metode pengumpulan data

Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang mengupayakan penelusuran literatur. Literatur yang berkaitan dengan judul skripsi yang penulis bahas, serta berbagai buku yang relevan dengan permasalahan yang dikaji.

  1. Metode analisis data

Setelah data konsep-konsep terkumpul maka selanjutnya penulis akan menganalisisnya dengan menggunakan alur berpikir deduktif, induktif dan komparatif.

  1. Metode induktif

Berpikir induktif adalah proses mengorganisir fakta-fakta atau data-data konsep yang bersifat khusus menjadi suatu rangkaian hubungan atau suatu generalisasi yang mempunyai sifat umum.[19]

  1. Metode deduktif

Berpikir deduktif adalah proses pendekatan yang berangkat dari hal yang bersifat umum mengenai suatu teori dan menggeneralisasikan pada suatu data konsep yang bersifat lebih khusus.[20]

  1. Metode komparatif

Metode komparatif adalah proses pengorganisir data dengan cara membandingkan kesamaan pandangan dan perubahan-perubahan pandangan seseorang terhadap suatu kasus, peristiwa atau terhadap ide-ide tertentu.[21] Dalam hal ini yang dimaksud oleh penulis adalah membandingkan pandangan atau pendapat seseorang dengan pendapat orang lain.

  1. VIII.       SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI

Sistematika di sini sebagai gambaran umum dari urutan pembahasan dalam skripsi. Untuk lebih memudahkan pembaca dalam memahami isi pembahasan di dalam skripsi. Maka penulis sengaja menggunakan sistematika yang tersusun sebagai berikut:

  1. Bagian muka
  2. Bagian tengah
  3. Bagian akhir

Bagian-bagian tersebut dijabarkan sebagai berikut:

  1. Bagian muka atau awal

Bagian ini berisikan halaman judul, halaman nota pembimbing, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, halaman kata pengantar, dan daftar isi.

  1. Bagian tengah

Bagian ini merupakan inti atau bagian isi skripsi yang terbagi dalam beberapa bab, antara lain:

BAB I       : Pendahuluan yang terdiri dari

                    Latar belakang masalah, penegasan istilah, rumusan permasalahan, tujuan penelitian, metode penelitian, dan sistematika penulisan skripsi.

BAB II      : Bab ini adalah kajian pustaka yang berisi tentang:

                    Perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam, yang berisi talenta anak dalam Islam yang meliputi: Pengertian talenta anak, macam-macam talenta anak, faktor-faktor yang mempengaruhi talenta anak, cara mengasah talenta anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam perspektif Islam terdiri dari:

                    Pengertian anak usia dini, faktor yang mempengaruhi terhadap perkembangan anak, perkembangan fisik dan motorik, perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa.

BAB III    : Kajian Al-Qur’an surah Al-Israa’ ayat 84

                    Bab ini penulis maksudkan sebagai pembahasan kajian tekstual ayat yang meliputi gambaran umum surah Al-Isra’ ayat 84, surah Al-Isra’ ayat 84, mufradat, munasabah ayat, pokok-pokok isinya dan penafsiran ulama.

BAB IV    : Analisis perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam meliputi: Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi talenta anak sejak dini, analisis perkembangan talenta anak sejak dini dalam perspektif Islam dan analisis Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 84 tentang perkembangan talenta anak sejak dini.

BAB V      : Bab lima adalah penutup yang terdiri dari kesimpulan, saran-saran dan kata penutup.

  1. Bagian akhir

Bagian akhir ini terdiri dari daftar pustaka, lampiran-lampiran, serta daftar riwayat hidup.

Demikianlah gambaran skripsi ini secara global dan abstrak, mudah-mudahan akan dapat memberikan pemahaman pada para pembaca yang budiman.

DAFTAR PUSTAKA

Agoes Dariyo, Drs., Psi                                  -   Psikologi Perkembangan Anak 3 Tahun Pertama, Refika Aditama, Bandung, 2007.

Ahmad Maulana, dkk.                                    -   Kamus Ilmiah Populer Lengkap, Absolut, Yogyakarta, 2008.

Amani Ar-Ramadi, DR.                                  -   Pendidikan Cinta Untuk Anak, Aqwam, Solo, 2006.

Arifin, Prof. H.M., M.Ed.                               -   Filsafat Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta, 1991.

Bimo Walgito, Prof. Dr.                                 -   Pengantar Psikologi Umum, Andi, Yogyakarta, 2004.

Fuad Nashori, H.                                            -   Potensi-potensi Manusia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2005.

Hamdan Rajih                                                 -   Cerdas Akal Cerdas Hati, Diva Press, Yogyakarta, 2008.

Imam Al Mundziri                                          -   Ringkasan Hadits Shohih Muslim, Pustaka Amani, Jakarta.

Mansur, Dr., M.A.                                          -   Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, cetakan 1, 2005.

Mohamad Aly Ash-Shabuny                          -   At-Tibyan fi Ulumil Qur’an, Bandung.

Muhammad Zuhaili, Dr.                                 -   Pentingnya Pendidikan Islam Sejak Dini, AH Ba’adilah Press, Jakarta, 2002.

Musthofa, Yasin                                             -   EQ Anak untuk Anak Usia Dini dalam Pendidikan Islam, Sketsa, 2007.

Puis A Partanto dan M Dahlan Al Barry        -   Kamus Ilmiah Populer, Arloka, Surabaya, 2001.

Saifudin Azwar, M.A.                                    -   Metode Penelitian, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2005.

Samsunuwiyati Mar’at, Prof. Dr. Hj., S.Psi.   -   Psikologi Perkembangan, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2005.

Sri Rumini, Prof. Dra. dan Drs. Siti Sundari, -   Perkembangan   Anak   dan   Remaja,

H.S., M.Pd.,                                                        Rineka Cipta, Jakarta, 2004.

Soenarjo, Prof. R.H.A., dkk.                          -   Al-Qur’an dan Terjemahnya, CV. Atlas, Jakarta, 1998.

Suharsimi Arikunto, Prof. Dr                          -   Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 2002.

Sulaiman, Ali,                                                 -   Anak Berbakat, Bagaimana Cara Mengetahui dan Membinanya, Gema Insani, Jakarta, 2007.

T. Sutjihati Sumantri, M.Si., Dra. Hj              -   Psikologi Anak Luas Biasa, Refika Aditama, Bandung, 2007.

Trim, Bambang                                               -   Menginstall Akhlak Mulia, MQ Publishings, Bandung, 2005.

Ubes Nur Islam                                               -   Mendidik Anak dalam Kandungan, Gema Insani, Jakarta, 2004.

DAFTAR RIWAYAT PENDIDIKAN PENULIS

 

Nama                                 :   Umi Sifatul Rofiah

Tempat tanggal lahir         :   Wonosobo, 18 November 1986

Jenis kelamin                     :   Perempuan

Agama                               :   Islam

Alamat                              :   Burat RT 01/I, Kepil Wonosobo 56374

Riwayat pendidikan          :   1.   SD N Bener Kepil Wonosobo tahun 1999

  1. MTs Ma’arif Kepil Wonosobo tahun 2002
  2. MAN Purworejo, Purworejo tahun 2005
  3. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, angkatan 2005.

Demikian riwayat pendidikan penulis, dibuat berdasarkan keadaan yang sebenarnya.

Wonosobo,    Juli 2009

Penulis

Umi Sifatul Rofiah

NIM 1107116

RANCANGAN DAFTAR ISI SKRIPSI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN NOTA PEMBIMBING

HALAMAN PENGESAHAN

HALAMAN MOTTO

HALAMAN PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I     PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Penegasan Istilah
  3. Rumusan Permasalahan
  4. Tujuan Penelitian
  5. Metode Penelitian
  6. Sistematika Penulisan Skripsi

BAB II    PERKEMBANGAN TALENTA ANAK SEJAK DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

  1. Talenta Anak Dalam Islam
    1. Pengertian Talenta Anak
    2. Macam-macam Talenta Anak
    3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Talenta Anak
    4. Cara Mengasah Talenta Anak
    5. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Islam
      1. Pengertian Anak Usia dini
      2. Faktor yang Mempengaruhi terhadap Perkembangan Anak
      3. Perkembangan Fisik dan Motorik
      4. Perkembangan Kognitif
      5. Perkembangan Bahasa

BAB III  KAJIAN AL-QUR’AN SURAH AL-ISRA’ AYAT 84

  1. Gambaran Umum Surah Al-Isra’ Ayat 84
  2. Surah Al-Isra’ Ayat 84
  3. Mufrodat
  4. Munasabah Ayat
  5. Pokok-pokok Isinya
  6. Penafsiran Para Ulama

BAB IV  ANALISIS PERKEMBANGAN TALENTA ANAK SEJAK DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

  1. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Talenta Anak Sejak Dini
  2. Analisis Perkembangan Talenta Anak Sejak Dini dalam Perspektif Islam
  3. Analisis Al-Qur’an Surah Al-Isaa’ Ayat 84 tentang Perkembangan Talenta Anak Sejak Dini

BAB V    PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Saran-saran
  3. Kata Penutup

DATAR PUSTAKA

DAFTAR RIWAYAT PENDIDIKAN PENULIS

LAMPIRAN-LAMPIRAN

 

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………………………………………………………………………………          i

HALAMAN PENGESAHAN………………………………………………………………….         ii

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….        iii

  1. JUDUL……………………………………………………………………………………….         1
  2. LATAR BELAKANG MASALAH……………………………………………….         1
  3. PENEGASAN ISTILAH………………………………………………………………         3
  4. RUMUSAN PERMASALAHAN………………………………………………….         5
  5. TUJUAN PENELITIAN………………………………………………………………         5
  6. KAJIAN PUSTAKA……………………………………………………………………         6
  7. METODE PENELITIAN……………………………………………………………..         8
  8. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI……………………………………….         9

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR RIWAYAT PENDIDIKAN

RANCANGAN DAFTAR ISI SKRIPSI

iii

 HALAMAN PENGESAHAN

 

Pada hari Selasa, tanggal 20 Januari 2009, telah diseminarkan proposal skripsi saudara:

Nama                 :  Umi Sifatul Rofiah

NIM                  :  1107116

Fakultas/Prodi   :  Ilmu Tarbiyah dan Keguruan/PAI

Judul Skripsi     :  PERKEMBANGAN TALENTA ANAK SEJAK DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM (TELAAH AL-QUR’AN SURAH AL-ISRA’ AYAT 84)

Proposal ini telah dipandang layak dan memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap penelitian dan penyusunan skripsi dengan judul tersebut di atas.

                                                                         Wonosobo,     Februari 2009

                       Pembimbing I                                       Pembimbing II

    Drs. KH. Muchotob Hamzah, M.M.               Nurul Mubin, MSI.

Mengetahui

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah

dan Keguruan (FITK)

Drs. H. Arifin Shidiq, M.Pd.I.

HALAMAN PENGESAHAN

 

Pada hari Selasa, tanggal 20 Januari 2009, telah diseminarkan proposal skripsi saudara:

Nama                 :  Umi Sifatul Rofiah

NIM                  :  1107116

Fakultas/Prodi   :  Ilmu Tarbiyah dan Keguruan/PAI

Judul Skripsi     :  PERKEMBANGAN TALENTA ANAK SEJAK DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM (TELAAH AL-QUR’AN SURAH AL-ISRA’ AYAT 84)

Proposal ini telah dipandang layak dan memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap penelitian dan penyusunan skripsi dengan judul tersebut di atas.

                                                                         Wonosobo,     Februari 2009

                           Penguji I                                               Penguji II

                     Drs. Noor Aziz                                 Nurul Mubin, MSI.

Mengetahui

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah

dan Keguruan (FITK)

Drs. H. Arifin Shidiq, M.Pd.I.


[1] Prof. R.H.A. Soenarjo, S.H., dkk.,  Al-Qur’an dan Terjemahnya, CV. Atlas, Jakarta, 1998, hal. 413.

[2] H. Fuad Nashori, Potensi-potensi Manusia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2005, hal. 57 – 58.

[3] Dr. Muhammad Zuhaili, Pentingnya Pendidikan Islam sejak Dini, AH Ba’adilah Press, Jakarta, 2002, hal. 34

[4] Prof. Dr. Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum, Andi, Yogyakarta, 2004, hal. 46.

[5] Drs. Agoes Dariyo, Psi., Psikologi Perkembangan Anak 3 Tahun Pertama, Refika Aditama, Bandung, 2007, hal. 16.

[6] Prof. Dr. H. Samsunuyati Mar’at, S.Psi., Psikologi Perkembangan, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2005, hal. 4.

[7] Ubes Nur Islam, Mendidik Anak dalam Kandungan, Gema Insani, Jakarta, 2004, hal. 9.

[8] Bambang Trim, Menginstal Akhlak Mulia, MQS Publishings, Bandung, 2005, hal. 4.

[9] Pius A Partanto dan M Dahlan Al Barry, Kamus Ilmiah Populer, Arkola, Surabaya, 2001, hal. 592.

[10] Mohamad Aly Ash-Shabuny, At-Tibyan fi Ulumil Qur’an, Bandung, hal.18.

[11] Prof. R.H.A. Soenarjo, S.H., dkk., Op. Cit., hal. 423.

[12] Ibid, hal. 437.

[13] Hamdan Rajih, Cerdas Akal Cerdas Hati, Diva Press, Yogyakarta, 2008, hal. 58

[14] Prof. H.M. Arifin, M.Ed., Filsafat Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta, 1991,
hal. 159.

[15] Prof. DR. Hj. Samsunuwiyati Mar’at, S.Psi., Op. Cit., hal. 13.

[16] DR. Amani Ar-Ramadi, Pendidikan Cinta Untuk Anak, Aqwam, Solo, 2006, hal. 15.

[17] Dr. Mansur, M.A., Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, cetakan 1, 2005, hal. 87.

[18] Yasin Musthofa, Ed., EQ Untuk Anak Usia Dini dalam Pendidikan Islam, Sketsa, 2007, hal. 10.

[19] Saifudin Azwar, M.A., Metode Penelitian, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2005, hal. 40.

[20] Ibid, hal. 40.

[21] Prof. Dr. Suharsimi Arikunto, Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 2002, hal. 257.