Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Proposal Penelitian tentang Penyakit Malaria

contoh : Proposal Penelitian tentang Penyakit Malaria

 under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan : penelitian Penyakit Malaria

Bidang  postingan  : penelitian proposal  kesehatan / tentang Penyakit

……

…………………..

dalam proposal penyakit malaria ini dibahas tentang beberapa hal terkait penelitian ilmiah yang dipostre oleh perkuliahan. com semoga contoh proposal penelitian kesehatan  tentang penyakit malaria ini bermanfaat A.

…………………………..Latar Belakang

Malaria merupakan penyakit menular yang mengancam daerah tropis dan sub tropis yang mematikan lebih dari sejuta manusia setiap tahunya. Di Indonesia angka kesakitan malaria cukup tinggi dan sekitar 70 juta atau 35% penduduk Indonesia tinggal di daerah yang beresiko tertular malaria. Beberapa tahun terakhir malaria merupakan salah satu penyakit yang muncul kembali yang menunjukan kecenderungan meningkat jumlah kasusnya di beberapa daerah, baik di Jawa-Bali maupun di luar pulau Jawa dan Bali (Direktorat pemberantasan penyakit bersumber binatang, 2003).

Di masa mendatang angka kesakitan malaria akan terus meningkat akibat mobilitas penduduk yang sangat cepat, perubahan lingkungan antara lain karena pembangunan wilayah (pembukaan hutan, industri, pertambangan, pemukiman, dll) yang kurang memperhatikan aspek kualitas lingkungan sehat (Direktorat pemberantasan penyakit bersumber binatang, 2003).

Sindrom klinis yang disebabkan oleh malaria berbeda tergantung apakah pasien tinggal di daerah dengan penularan malaria endemis yang stabil (terus-menerus) atau penularan labil (kadang-kadang dan atau jarang). Di daerah penularan stabil, penyakit mempengaruhi anak dan orang dewasa dengan cara yang berbeda. Anak mengalami infeksi kronis dengan parasitemia berulang yang mengakibatkan anemia berat dan sering menimbulkan kematian. Orang yang sanggup hidup dari infeksi berulang ini mendapatkan sebagian kekebalan pada usia lima tahun akan kekebalan ini tetap tertahan pada masa dewasa. Orang dewasa mengalami infeksi tanpa gejala (Direktorat pemberantasan penyakit bersumber binatang, tahun 2003).

Di daerah dengan penularan labil, kekebalan tidak terdapat, sehingga semua perwujudan klinis adalah penyakit demam akut yang dapat menghasilkan malaria serebral (pada susunan saraf pusat) dan kematian pada orang dengan semua usia (Depkes RI, 2003).

Daerah-daerah terpencil yang kehidupan ekonomi masyarakatnya berkaitan dengan hasil hutan, merupakan derah beresiko tinggi terkena serangan penyakit malaria. Khususnya daerah yang mobilitas perpindahan penduduknya tinggi (daerah transmigrasi), kondisi lingkungan hidup dan sanitasi yang buruk, serta infrastruktur kesehatan yang lemah (Depkes RI, 2003).

Menurut WHO tahun 1998 yang dikutip DITJEND P2M&PL DEPKES RI 2003, malaria merupakan masalah global yang di temukan 300-500 juta kasus dan kematian 1 juta per tahun. Di Indonesia di perkirakan 6 juta penderita per tahun, kematian 700 penderita dan 70 juta penduduk berada di daerah endemis malaria yang mempunyai resiko penularan. Di Jawa-Bali, malaria di temukan di 310 Desa, 75 kecamatan dan 39 kabupaten, di luar Jawa-Bali di temukan 155 Kabupaten / Kota yang merupakan daerah endemis malaria.

Beberapa daerah endemis malaria di Indonesia adalah: Irian, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Sumatra (Depkes RI, 2003).

Di kabupaten Wonosobo, penulis memperoleh data dari tujuh kecamatan yang edemis malaria yaitu : Kalibawang, Kaliwiro, Wadaslintang, Kalikajar, Kretek, Kepil, dan Sukoharjo. Pada tahun 2008 di Wonosobo terdapat 163 kasus malaria. Dari kasus tersebut di Kaliwiro terdapat 26 kasus, yaitu terbanyak kedua setelah Kalibawang. Pada tahun 2009 di Wonosobo terdapat 80 kasus dan dari kasus tersebut Kaliwiro terdapat 6 kasus dan merupakan terbesar ke enam (Dinkes Kab. Wonosobo, 2008/2009).

Angka kesakitan malaria di kabupaten Wonosobo sejak dua tahun terakhir mengalami penurunan namun kuantitasnya masih cukup tinggi, ini disebabkan karena masyarakat belum mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengruhi terjadinya penyakit malaria di daerahnya (Dinkes Kab. Wonosobo, 2008/2009).

Dari penjajakan dengan metode observasi terhadap 12 orang penderita penyakit malaria, 75% masyarakat (penderita penyakit malaria) tidak mengetahui faktor terjadinya penyakit malaria. Mencermati kondisi tersebut di atas, peneliti ingin mengetahui lebih lanjut tentang “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Penyakit Malaria Di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo tahun 2010”.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan pada uraian dari latar belakang masalah di atas maka peneliti dapat mengambil suatu rumusan “Faktor-Faktor Apa yang Mempengaruhi Terjadinya Penyakit Malaria Di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo”.

 

 

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan umum

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria di Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo.

2. Tujuan khusus

a. Mengetahui faktor manusia yang rentan terhadap infeksi malaria yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria.

b. Mengetahui faktor lingkungan yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria.

c. Mengetahui faktor iklim yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria.

 

D. Manfaat

1. Bagi perawat

Memberikan masukan pada perawat untuk memberikan asuhan keperawatan sehingga dapat mengatasi masalah dengan tepat.

2. Bagi masyarakat

Diharapkan dapat menunjang mekanisme koping penderita malaria, sehingga keluarga dapat memberikan dukungan pada klien.

3. Bagi peneliti

Peneliti dapat memperluas wawasan dan menambah pengetahuan dalam penelitian mata kuliah riset di bidang keperawatan.

 

4. Instansi Terkait

Sebagai data dasar untuk menentukan kebijakan dalam pemberantasan penyakit malaria.

 

E. Ruang Lingkup

1. Materi

Lingkup materi ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria.

2. Responden

Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat yang pernah menderita penyakit malaria di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo.

3. Tempat

Penelitian akan dilaksanakan diwilayah kerja puskesmas Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo.

4. Waktu

Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juni 2010.

 

F. Keaslian Penelitian

Penelitian dengan judul yang sama yaitu “Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit malaria di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo’’, belum pernah dilakukan sebelumnya.

…………………….

contoh : Proposal Penelitian tentang Penyakit Malaria

 under arsip:  Perkulihan.com.

downloan proposal penelitian kesehatan malaria, makalah tentang malaria,
Sumber data@ FOR my Fm my pren.confirm about this posting. mizan 081327 327 643.

Category: Contoh Proposal

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*