Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Pengaruh makanan terhadap pembentukan karakter anak

Judul postingan : Pengaruh makanan terhadap pembentukan karakter anak dalam Islam
Bidang  postingan  : CONTOH  teknis lomba, (perkuliahan.com)
next Post : hakekat zakat fitrah

Hubungan  makanan terhadap pembentukan karakter anak

berawal dari cupikan pertanyaan ( pengaruh makanan dan sikap anak, sejauh mana pengaruh makanan dan minuman terhadap perkembangan anak, apakah berpengaruh makanan halal dan haram terhadap karakter anak ) Dunia semakin  modern, banyak orang menyebutnya dengan era teknologi.     Manusia semakin mudah  menggapai keinginan-keinginan dengan  bantuan teknologi, khususnya teknologi telekomunikasi seperti televisi, radio, internet, telepon, faksimili, SMS dan lain-lain. Bukan hal yang sulit untuk memindahkan atau bertukar budaya, waktu dan jarak bukan lagi halangan. Berkomunikasi dengan manusia di belahan bumi lain bisa dilakukan secara langsung.[1]

Budaya makan dan minum sudah jauh dari nilai-nilai asasi yang seharusnya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat biologis dalam rangka menjalani kehidupan di dunia. Namun pada saat ini , makanan dan minuman telah memasuki wilayah global lifestyle yang menjadi bagian dalam kehidupan modern. Makanan dan minuman bukan lagi menjadi kebutuhan mendasar manusia. Akan tetapi telah merambah pada jaring-jaring persepsi budaya yang tidak jelas pijakkannya. Sebagai contoh bila manusia modern berani mengartikulasikan konsepnya tentang surga, ia akan menggambarkannya sebagai suatu keadaan  seperti mal, pasar swalayan, restoran, kafe, atau apapun namanya yang tersedia dengan segala macam makanan dan minuman yang dianggapnya mencerminkan trend modern dengan rupa dan jenisnya yang serba kini. Pizza hut, hamburger, lasagna, steak, roku-roku, es cream, fruit punch, orenge juice, cola-cola, sprite, fanta dan masih banyak lagi dijadikan simbol kemapanan seseorang dalam menjalani hidup ini, yaitu terlihat dengan gaya makanan dan minumannya. Sudah pasti dia akan melengkapi konsepnya itu dengan keinginan kuat agar ia bisa tetap mengikuti dan mampu membelinya. Mungkin konsep gaya makan dan minumnya itu bisa disederhanakan dalam bahasa yang lugas dengan “tidak perlu kenyang yang penting gaya !”[2]

Lebih parah lagi, kecenderungan gaya makan dan minum trendy dibarengi dengan keinginan dan harapan bisa menambah kebugaran dan vitalitas yang tinggi. Caranya, mereka menambah makanan atau minuman tambahan (suplemen, seperti energy drink, capsul action, jamu kuat laki-laki dan lain-lainnya). Bahkan dengan dalih pengobatan atau menambah stamina, banyak orang yang mulai mengkonsumsi minuman atau daging binatang yang diharamkan, seperti daging anjing, monyet, ular kobra, tikus, kalajengking, cicak serta berbagai reptil ataupun binatang buas lainnya.[3]

Perkembangan teknologi dalam hal makanan dewasa ini memperlihatkan usaha manusia untuk memperbaiki mutu penghasilan makanan selain usaha mereka untuk memenuhi keperluannya yang kian bertambah. Perkembangan teknologi yang semakin pesat ini membutuhkan  para ilmuwan Islam terlibat  untuk  memastikan produk makanan tersebut halal demi kepentingan umat Islam. Ini bermakna bahwa ijtihad dalam menjelaskan masalah kehalalan produk makanan sangat diperlukan bagi umat Islam masa kini, terutama produk makanan yang diragukan status kehalalannya.[4]

Pada zaman serba modern, manusia sering dilalaikan dalam memilih makanan dengan tujuan untuk pertumbuhan jasmani saja, tetapi lupa mengkonsumsi makanan yang bermanfaat untuk pembentukan lahiriah dan rohaniah secara seimbang. Bagaimana hubungan rohani dengan makanan dan juga kesehatan? Menurut Hunayn Ibn Ishaq, roh atau jiwa dibagi dalam  tiga hal, yaitu hati, jantung dan otak manusia.Sejalan dengan itu, ketiga unsur penting tersebut membutuhkan kesehatan  badan untuk memeliharanya, dan badan memerlukan makanan yang baik untuk memeliharanya dengan cara mendapatkan zat terbaik. Hal ini menunjukkan bahwa makanan dan minuman sangat berkaitan dengan kesehatan hati, jantung dan otak merupakan organ penting di dalam tubuh manusia dalam pembangunan jasmani dan rohani mengikuti acuan berlandaskan ajaran Islam. Ahli sains dan pengobatan tidak menafikan pentingnya peranan hati dalam fungsi badan. Bahkan Islam juga memandang hati mempunyai peranan besar di mana ia mempengaruhi keseluruhan pembentukan pribadi dan akal seseorang.[5]

Rasulullah saw bersabda :

  ان فى الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله ، واذا فسدت فسد الجسد كله، الا وهي القلب

Artinya : “ Sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, yang                        apabila daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh itu, dan apabila                   daging itu rusak, maka rusaklah seluruh tubuh itu, sesungguhnya ia                            adalah hati”[6] (HR. Bukhori)

 

            Rasulullah secara jelas mewajibkan umat Islam untuk mencari kehidupan yang halal, agar hidupnya selalu dalam lindungan Allah SWT.[7]Tidak hanya makanan yang dikonsumsi saja dengan yang halal, bahkan dengan cara dimanfaatkan untuk pengobatanpun hendaklah menggunakan bahan-bahan yang halal dan thoyyib.[8]



                     [1]Thobieb Al-Asyhar, Bahaya Makanan Haram Bagi Kesehatan Rohani dan Jasmani (Jakarta:Al-Mawardi, 2003),hlm.1.

                     [2] Ibid.,hlm.2-4.

                     [3] Ibid.,hlm.5

                     [4] Imam Masykur Alie, Bungan Rampai Jaminan Produk Halal Di Negara Angggota MABIMS, (Jakarta: Dirjen.Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Depag RI,2003),hlm.103.

                     [5]http://donzaini-hpa.webs.com/apps/blog/entries/show/244313-makanan-haram.Posting (8 Januari 2009).diakses tanggal 21-03-2011

                      [6] Abi Abdillah Muhammad bin Ismail Al Bukhori, Al Jami’ Al Shohih, Juz 1 (Kairo: 1400 H),hlm. 34

                      [7] Thobieb Al-Asyhar,op.cit.,hal.82.

                      [8] Dirjen.Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Depag RI,Modul Pelatihan Auditor Internal Halal ( Jakarta, 2003),hlm.127.

Category: Artikel Islam

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*