Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Makalah Tentang Keterampilan Berbicara

Makalah Tentang Keterampilan Berbicara

 under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan : Makalah Tentang Keterampilan Berbicara

Bidang  postingan  : Makalah Tentang Keterampilan Berbicara

……

Berikut adalah materi perkuliahan yang membahasa secara sepesifilk tetntang  keterampilan dalam berkomunikasi, khususnya dalam berbicara.  perkuliahan.com meresumnya dan repubh semoga bermanfaat.  srtidaknya makalah ini bisa menjawab beberapa pertanyaan seputar keterampilan berbicara – Apa yang disebut keterampilan bahasa? apa Batasan dan tujuan berbicara, apa Fungsi Berbicara.

Keterampilan berbahasa

Keterampilan berbahasa mempunyai  4 komponen yaitu : keterampilan menyimak,berbicara,membaca, dan menulis.  4 komponen  tersebut merupakan satu kesatuan yang sangat erat hubunggannya sehingga disebut catur tunggal. Dan keterampilan itu hanya dapat diperoleh dan dikuasai dengan cara praktek dan banyak latihan.  Melatih keterampilan berbahasa berarti pula melatih keterampilan berpikir. Untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi, dapat diawali dengan menyimak, berbicara, membaca dan menulis

Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa

* Berbicara  adalah suatu keterampilan berbahasa yang berkembang pada kehidupan anak    dan didahului dngan proses menyimak.

* Berbicara dan menyimak merupakan kegiatan komunikasi dua arah yang langsung, merupakan komunikasi tatap muka.

* Pengajaran menyimak, berbicara dan menulis haruslah saling berhubungan serta berkaitan erat dengan keterampilan membaca.

  Berbicara sebagai suatu cara berkomunikasi

Komunikasi mempersatukan para individu dalam kelompok dengan jalan menhablurkan konsep umum, memelihara serta mengawetkan ikatan-ikatan kepentingan umum, menciptakan suatu kesatuan lambang-lambang yang membedakannya dari kelompok-kelompok lain, dan menetapkan suatu tindakan tersebut tidak akan ada serta dapat bertahan lama tanpa adanya masyarakat-masyarakat bahasa.

Komunikasi dapat dipandang sebagai suatu kombinasi perbuatan-perbuatan atau tindakan-tindakan serangkaian mengandung maksud dan tujuan. Komunikasi bukan merupakan suatu kejadian, peristiwa, sautu yang terjadi: komunikasi adalah sesuatu yang funsional,mengandung maksud, dan dirancang untuk menghasilkan beberapa efek.

 

Batasan dan tujuan berbicara

Ujaran (speech) merupakan suatu bagian yang integral dari keseluruhan personalitas atau kepribadian, mencerminkan lingkungan sang pembicara, kontak-kontak sosial dan pendidikannya.

Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan.

Tujuan utama dari berbicara adalah untuk berkomunikasi. Agar dapat menyampaikan pikiran secara efektif, maka seyogyanya ialah sang pembicara memahami makna segala sesuatu yang ingin dikomunikasikan, maka pada dasarnya berbicara mempunyai tiga maksud umum, yaitu:

  • Memberitahukan, melaporkan.
  • Menjamu, menghibur.
  • Membujuk, mengajak, mendesak, meyakinkan

 

 berbicara sebagai seni dan ilmu

Wilayah “ berbicara” biasanya dibagi menjadi dua bidang umum, yaitu”

a)      Berbicara terapan atau berbicara fungsional

b)      Pengetahuan dasar berbicara

Pengetahuan sebagai ilmu atau teori berbicara akan sangat bermanfaat dalam menunjang kemahiran serta keberhasilan seni atau praktek berbicara. Itulah sebabnya maka diperlukan pendidikan berbicara.

 

 ragam seni berbicara

Secara garis besar, maka berbicara dapat dibagi atas:

I. Berbicara dimuka umum pada masyarakat, yang mencakup:

  • Berbicara dalam situasi-situasi yang bersifat memberitahukan atau melaporkan yang bersifat informative.
  • Berbicara dalam situasi-situasi yang bersifat kekeluargaan, persahabatan.
    • Berbicara dalam situasi-situasi yang bersifat membujuk, mengajak, mendesak, dan meyakinkan.
    • Berbicara dalam situasi-situasi yang bersifat merundingkan dengan tenang dan hati-hati.

II. Berbicara pada konvrensi yang meliputi:

  • diskusi kelompok, yaitu diskusi resmi dan tidak resmi.
  • Prosedur parlementer.
  • Debat

Metode penyampaian dan penilaian berbicara

Sang pembicara sendiri dapat menentukan tang baik dari empat metode yang mungkin dipilih:

1. pencapaian secara mendadak

2. penyampaian tanpa persiapan

3. penyampaian dari naskah

4. penyampain dari ingatan

 

KESIMPULAN

Secara garis besar kami memahami buku “ BERBICARA SEBAGAI SUATU KETRAMPILAN BERBAHASA”, dimana Bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia yaitu sebagai sarana komunikasi. Hal tersebut terjadi karena sebagai makhluk sosial, manusia selalu berkomunikasi dengan orang lain sebagai wujud interaksi. Pembelajaran bahasa Indonesia mencakup empat keterampilan berbahasa yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Setiap keterampilan itu erat sekali berhubungan dengan tiga keterampilan lainnya dengan cara yang beraneka-ragam. Dalam memperoleh keterampilan berbahasa, biasanya kita melalui suatu hubungan urutan yang tertatur: mula-mula pada masa kecil kita belajar menyimak bahasa, kemudian berbicara, sesudah itu kita belajar membaca dan menulis. Menyimak dan berbicara kita pelajari sebelum memasuki sekolah. Keempat keterampilan tersebut pada dasarnya merupakan suatu kesatuan, merupakan catur tunggal. Selanjutnya setiap keterampilan itu erat pula berhubungan dengan proses-proses berpikir yang mendasari bahasa. Bahasa seseorang mencerminkan pikirannya. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin cerah dan jelas pula jalan pikirannya. Keterampilan hanya dapat diperoleh dan dikuasai dengan jalan praktek dan banyak latihan.

 

Makalah Tentang Keterampilan Berbicara

 under arsip:  Perkulihan.com.

Category: Makalah-Makalah

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*