Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

MAKALAH PENDIDIKAN ISLAM DI ERA TRANSFORMASI GLOBAL

under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan :   MAKALAH PENDIDIKAN ISLAM DI ERA TRANSFORMASI GLOBAL

Bidang  postingan  :  MAKALAH PENDIDIKAN, belajar siswa

………………………………………………………………………

PENDIDIKAN ISLAM DI ERA TRANSFORMASI GLOBAL

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan segala puji syukur bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul Pendidikan Islam di Era Transformasi Global, untuk memenuhi tugas mata kuliah ilmu pendidikan yang di ampu oleh Bapak M. Taufiq Wirdayanto M. Pd.

Dalam penulisan makalah ini penulis tidak pernah lepas dari banyak mesalah dan kesulitan, tetapi berkat bantuan dari semua pihak sehingga penulis makalah ini dapat terselesaikan.

Semoga dengan makalah ini dapat memberi pengetahuan bagi penulis dan pembaca.

Dan apabila ada kesalahan dan kesulitan dalam pembuatan makalah ini penulis mohon ma’af.

 

Wonosobo, 25 November 2010

 

 

 

Penyusun

 

DAFTAR ISI

 

 

A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah

DEWASA ini, globalisasi menjadi wawasan public ( public opinion ) yang menarik perhatian sejumlah kalangan. Wacana tersebut dapat di temukan dalam buku, artikel lepas, seminar, symposium, dan wahanan-wahanan ilmiah lainnya. Ini mengindikasikan bahwa ada sesuatu yang penting di balik globalisasi, sehingga masyarakat merasa “ wajib ” untuk meresponnya. Respon masyarakat pun bermacam-macam, ada yang pro dan yang kontra, ada yang optimis dan juga yang pesimis.

Di Indonesia, pengaruh globalisasi telah merabah dunia pendidikan yang salah satunya ditandai dengan kebijakan privatisasi perguruan tinggi.

Ini berawal dari dikeluarkannya PP NO.61/1999 di era pemerintahan B.J. Habiebie yang mengatur tentang perubahan perguruan tinggi negri ( PTN ) menjadi perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara ( PT BHMN ). Hal ini sekaligus menjadi legitimasi pemerintah untuk menyelesaikan pendidikan kepada pihak swasta. Dan semua itu tidak luput dari beberapa aspek dalam satu system yang akan kami bahas dalam makalah ini.

2. Rumusan Masalah

Perumusan masalah yang diperoleh penyusunan ini sebagai berikut :

1. Apa pengertian pendidikan islam

2. Apa dasar-dasar pendidikan islam

3. Apa tujuan pendikan islam

4. Metode apa yang di pakai dalam pendidikan islam

5. Bagaimana globalisasi bisa menambah dalam dunia pendidikan

 

B. PEMBAHASAN

Bagian Pertama

Saat ini global menjadi wacana politiak ( politic opinion ) yang menarik perhatian sejumlah kalangan. Wacana tersebut dapat ditemukan dalam buku, artikel lepas, seminar, simpasium dan wahana-wahana ilmiah lainnya.

Dalam persepektif ekonomi, globalisasi diartikan sebagai proses internasionalisasi produk mobilasi yang semakin membengkak dari modal dan masyarakat internasional, serta penggandaan dan intensifikasi ketergantungan ekonomi. Sementara dalam perspektif politik – ideologi globalisasi, serta teknologi – globalisasi dirumuskan sebagai liberasi perdagangan dan investasi privasisasi, serta adopsi sistem politik demokasi dan otonomi daerah.

Terlepas dari perbedaan perspektif dalam mendefinisikan globalisasi, yang jelas ia sangat berpengaruh terhadap hidup dan kehidupan masyarakat. Menurut “Erich Kromm” kini manusia tidak berkutik dihadapan berkala materialisme. Kediktatoran uang, anamistis dan perbudakan.

 

Bagian Kedua

Anatomi dan dinamika pendidikan islam di Indonesia.

A. Konsep Pendidikan Islam

1. Pengertian Pendidikan Islam

Rangkaian kata-kata pendidikan Islam bisa dipahami dalam arti berbeda-beda, antara lain

a. Pendidikan ( menurut ) Islam

Berdasarkan sudut pandang bahwa islam adalah ajaran tentang nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang ideal, yang bersumber dari al-Qur’an dan as-sunnah.

b. Pendidikan ( dalam ) Islam

Berdasarkan atas perspektif bahwa islam adalah ajaran-ajaran, system budaya dan peradaban yang tumbuh dan berkembang sepanjang perjalanan sejarah umat islam.

c. Pendidikan ( agama ) Islam

Muncul dari pandangan bahwa islam adalah nama bagi agama yang menjadi panutan dan pandangan hidup ( way of life ) umat islam

2. Dasar – Dasar Pendidikan Islam

a. Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kallam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dalam bahasa arab guna menjelaskan jalan hidup yang membawa kemaslahatan bagi umat manusia ( rahmat lil alamin ) baik didunia maupun di akhirat.

b. Sunnah

Dalam pembahasan ini, kita akan menyamakan antara hadisr dan sunnah. Walaupun ada sedikit perbedaan, secara substansial keduanya sama, yaitu mengacu pada segala perkataan, tindakan, dan perbuatan nabi.

c. Ijtihad

Secara etimologi. Ijtihad berarti usaha keras dan sungguh – sungguh yang dilakukan untuk para ulama untuk menetapkan suatu ketetapan atas perkara tertentu.

3. Tujuan Pendidikan Islam

Sesuai perkembangan masyrakat yang semakin dinamis sebagai konsekuensi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka aktualisasi nilai-nilai al-Qur’an menjadi sangat penting.

4. Kurikulum Pendidikan Islam

Dalam bahasa latin, kata kurikulum berarti, run a way, yaitu lari dalam rangka mencapai tujuan.

5. Metode Pendidikan Islam

H. M. Arifin menawarkan metode pendidikan islam sebagai berikut :

a. Metode situasional dan kondisional dalam pembelajaran

b. Metode tarhib dan targhib untuk mendorong minat belajar anak didik agar terlepas dari paksaan dan tekanan.

c. Metode berkemaknaan yaitu menjadikan anak bergairah dalam belajar.

d. Metode dialog

e. Metode pemberian teladan yang baik.

f. Metode diskusi

g. Metode demontrasi

h. Metode eksperimentasi

i. Metode hadiah dan hukuman

6. Evaluasi Pendidikan Islam

Edwin Wendt dan Gerald W. Wrown dalam karyanya Essential of Educational Evaluation menyatakan bahwa evaluasi adalah the act of process to determining the Value of Something.

Apabila pernyataan ini dihubungkan dengan evaluasi pendidikan, maka dapat diartikan dengan totalitas tindakan atau proses yang dilakukan untuk menilai suatu yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

B. Pesantren : Model Indegenous Pendidikan Islam di Indonesia

Sebuah pakar pendidikan islam menyebutkan bahwa bentuk pendidikan islam yang “ indigenous Indonesia “ adalah pesantren. Pendidikan model ini telah hidup dan berada dalam budaya bangsa Indonesia sejak zaman pra-sejarah yang kemudian dilanjutkan pada masa Hindu-Budha dan diteruskan hingga masa kejayaan islam. Sedangkan madrasah adalah bentuk pendidikan klasikal yang masuk ke Indonesia sejalan dengan arus modernisasi islam.

C. Madrasah : Pertumbuhan dan Perkembanganya.

Madrasah merupakan isim makan dari kata “ darasa “ yang artinya tempat duduk untuk belajar. Istilah madrasah sekarang ini telah menyatu dengan istilah sekolah atau perguruan ( terutama perguruan islam ).

Bagian Ketiga

Globalisasi

Definisi, Sejarah, dan Implikasinya

A. Definisi Globalisasi

Globalisasi menurut hartiah berasal dari kata global yang berarti sedunia atau sejagat. Istilah yang konon dipopulerkan oleh Theodore Lavitte pada tahun 1985 ini, menurut Mukti Ali menunjukan satu corak kesadaran baru yang memperhatikan persoalan – persoalan baru. Hal – hal yang khusus, universal, local, rehgional, dan internasional yang saling berhubungan dengan cara yang dulu belum pernah terjadi.

B. Akar Historis Globalisasi

Sebelum booming term globalisasi, kita barang kali masih ingat dengan istilah developmentalisme atau “ pembangunanisme “. Jika ditelaah secara kritis gagasan ini sesungguhnya tidak lepas dari “ perang dingin “ antara blok sosialis dan kapitalis. Artinya developmentalisme merupakan upaya untuk membatasi berkembangnya sosialisme di dunia ketiga.

C. Konfigurasi Globalisasi

Bahruddin Darus mengajukan lima konfigurasi lobalisasi yaitu

1. Globalisasi informasi dan komunikasi

2. Globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas

3. Globalisasi gaya hidup, pola konsumsi, budaya dan kesadaran

4. Globalisasi media masa

5. Globalisasi politik dan wawasan

Sementara itu Muhtarom melengkapi dengan tiga konfigurasi yaitu

1. Globalisasi hokum

2. Globalisasi ilmu pengetahuan

3. Globalisasi agama

Delapan konfigurasi yang ditawarkan oleh Darus dan Muhtarom di atas bisa disederhanakan menjadi lima konfigurasi

a. Glonalisasi Informasi

Makna informasi mencakup penerangan pemberitahuan, kabar, dan cerita tentang hal-hal yang menyampaikan gagasan

b. Globalisasi Ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah pngintregasian ekonomi nasioanal bangsa-bangsa kedalam sebuah system ekonomi global. Segenap aspek perekonomian,k pasokan dan permintaan, bahan mentah, informasi dan transportasi, tenaga kerja, keuangan, distribusi serta kegiatan-kegiatan pemasaran menyatu dan terjalin dalam hubungan interpendendsi yang berskala global.

 

 

c. Glonalisasi Budaya

Menurut John Vaisbitt dan Patricia Aburdene, setiap hari ( ada ) tiga juta ormg terbang dari satu tempat ke tempat yang lain di planet ini. Perjalanan udara telah membuka kesempatan pertukaran, misalnya, dari New York dapat terbang ke Perancis semudah ke California kemudian terbang Concorde dan akan tiba di London secepat ke Liuston.

d. Globalisasi Hukum

kehidupan ekonomi global dengan aktifitas perusahaan transnasional sangat berpengaruh terhadap hukum dan sekaligus memberi peluang untuk mengubah logika dan praktik hukum.

e. Globalisasi Politik

Kehidupan politik yang mencakup bermacam – macam kegiatan berkaitan dengan perilaku politik individu maupun kelompok kepentingan seorang individu atau kelompok dapat disebut berpolitik manakala mereka berpartisipasi dalam kehidupan politik dan aktivitas mereka berhubungan dengan pelaksanaan kebijakan – kebijakan untuk suatu masyarakat.

D. Globalisasi : Kemenangan Ideologi Kapitalisme

Ada banyak definisi tentang ideologi, namun dari semua definisi yang ada, ideologi paling tidak harus memiliki dua karakteristik mendasar. Pertama Ideologi memiliki pandangan hidup ( way of life ). Kedua Ideologi memiliki aturan kehidupan yang muncul dari pandangan hidup tadi.

Pandangan hidup berkaitan dengan cara bagaimana memandang kehidupan ini dari mana kehidupan ini berasal, serta akan kemana kehidupan ini menuju.

E. Mitos – Mitos Globalisasi

Sepintas globalisasi memang memberikan kemudahan kepada umat manusia untukmelakukan berbagai kegiatannya, karena globalisasi ditopang oleh teknologi yang super canggih. Dengan berbagai kemudahan itu, dihadapan manusia seolah-olah terbentang kesejahteraan hidup yang barang kali masih belum pernah dirasakan sebelumnya.

F. Globalisasi di Indonesia

Tidak sulit bagi siapa saja untuk mengobtik fenomena globalisasi di Indonesia secara histories. Cikal bakal perkembangannya globalisasi di Indonesia bisa diamati ketika rezim orde baru menerapkan developmentalisme sebagai “ ideologi “ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia

G. Respon Umat Islam terhadap Globalisasi

Sebuah pemetaan paradigma

Mansour Fakih mengklasifikasikan empat paradigma umat islam dalam merespon globalisasi, antara lain :

1. Paradigma Tradisional

Paradigma ini percaya bahwa permasalahan ketertinggalan umat islam pada hakikatnya adalah ketentuan dan rencana tuhan, hanya tuhan yang maha tahu apa arti dan hikmah dibalik ketenuan tersebut.

2. Paradigma Modernis

Kaum modernis sesungguhnya memiliki pendekatan dan analisis yang sama dengan penganut paham mopdernisasi sekuler. Pandangan ini menjadi mainstream dalam ilmu social dan yang dianut oleh operator developmentalisme.

3. Paradigma fundamentalis

under arsip:  Perkulihan.com./ PENDIDIKAN ISLAM

 

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*