Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Makalah Keterampilan Berbahasa dan Berbicara

Makalah Keterampilan Berbahasa dan Berbicara

under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan : Makalah Keterampilan Berbahasa dan Berbicara, Makalah Keterampilan Berbahasa dan Berbicara, keterampilan berbicara, keterampilan berbahasa, 

Bidang  postingan  : Bahasa Indonesia

 ………

Makalah Keterampilan Berbahasa dan Berbicara

Mari Kita kuliah bersama dalam forum perkuliahan.com, berikut kita membahas tentang makalah  Keterampilan Berbahasa dan Berbicara  menjelaskan beberapa materi penting yang perlu dipelejari yaitu beberapa poin dalam kaidah berbahasa dan berbicara. Keterampilan berbahasa memiliki empat komponen yaitu Keterampilan menyimak, Keterampilan berbicara, Keterampilan membaca dan Keterampilan menulis. Dalam memeroleh keterampilan berbahasa, biasanya kita memulai suatu hubungan urutan yang teratur: mula-mula pada masa kecil kita belajar menyimak bahasa, kemudian berbicara, sesudah itu kita belajar membaca dan menulis. menyimak dan berbicara kita pelajari sebelum memasuki sekolah.

Keempat keterampilan tersebut pada dasarnya  merupakan suatu kesatuan, yang merupakan catur tunggal. setiap keterampilan itu berhubungan erat pula dengan proses-prses berpikir yang mendasari bahasa. Bahasa seseorang mencerminkan pikirannya. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin cerah dan jelas pula jalan pikirannya. Keterampilan hanya dapat diperoleh dan dikuasai dengan jalan praktek dan banyak latihan. Melatih keterampilan berbahasa berarti pula melatih keterampilan berpikir. Oleh karena itu, setelah berpraktek dan berpraktek perlu diadakan tes untuk mengetahui sampai di mana hasil yang telah kita capai.

Hubungan Antara Berbicara Dan Membaca

Hubungan-hubungan antara bidang kegiatan lisan dan membaca telah dapat diketahui dari beberapa telaah penelitian yaitu pada tahun awal sekolah, ujaran membentuk suatu dasar bagi pelajaran membaca, maka membaca bagi anak-anak kelas yang lebih tinggi turut membantu meningkatkan bahasa lisan mereka : misalnya : kesadaran linguistik mereka terhadap istilah-istilah baru, struktur kalimat yang baik dan efektif, serta penggunaan kata-kata yang tepat.

 

Berbicara Sebagai Seni Dan Ilmu

Wilayah “berbicara” biasanya dibagi menjadi dua bidang umum, yaitu:

1)      Berbicara terapan atau berbicara fungsional (the speech arts).

2)      Pengetahuan dasar berbicara (the speech sciences) (Mulgrave,1954:6).

Kalau kita memandang berbicara sebagai seni maka penerapan terletak pada penerapannya sebagai alat komunikasi dalam masyarakat. Dan butir-butir yang mendapat perhatian antara lain:

1)      Berbicara dimuka umum

2)      Semantik: pemahaman makna kata.

3)      Diskusi kelompok

4)      Argumentasi

5)      Debat

6)      Prosedur parlementer

7)      Penafsiran lisan

8)      Seni drama

9)      Berbicara melalui udara

Dan kalau kita memandang berbicara sebagai ilmu maka hal-hal yang perlu ditelaah

adalah:

1)      Mekanisme bicara dan mendengar

2)      Latihan dasar bagi ajaran dan suara

3)      Bunyi-bunyi bahasa

4)       Bunyi-bunyi dalam rangkaian ujaran

5)      Vowel-vowel

6)      Diftong-diftong

7)      Konsonan-konsonan

8)      Patologi ujaran

Konsep-konsep dasar yang mendasari pendidian berbicara dapat dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu:

1)      Hal-hal yang berkenaan dengan hakekat atau sifat dasar ujaran.

2)      Hal-hal yang menyatakan proses-proses intelektual yang diperlakukan untuk mengembangkan kemampuan berbicara dengan baik.

3)      Hal-hal yang memudahkan seseorang untuk mencapai keterampilan-keterampilan berbicara.

Berbicara Sebagai Suatu Cara Berkomunikasi

Komunikasi mempersatukan para individu kedalam kelompok-kelompok dengan jalan menggolongkan konsep-konsep umum.  Komunikasi dapat dipandang sebagai suatu kombinasi perbuatan-perbuatan atau tindakan serangkaian unsur-unsur yang mengandung maksud dan tujuan. Komunikasi adalah sesuatu yang fungsional, mengandung maksud dan dirancang untuk menghasilkan beberapa efek atau akibat pada lingkungan para penyimak dan para pembicara.

 Batasan Dan Tujuan Berbicara

Berbicara adalah kemampuan mengucap bunyi-bunyi artikulasi atau kemampuan untuk mengekspresikan, menyatakan atau menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan.Tujuan utama berbicara adalah untuk berkomunikasi. Agar dapat menyampaikan pikiran secara efektif, seyogianyalah sang pembicara memahami makna segala sesuatu yang ingin dikomunikasikan.

 

 

  • bang says:

    mbok conto biografine q ae hhahahah

    February 7, 2012 at 21:41

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*