Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

makalah ilmu budaya dasar, cinta dan kasih sayang

 under arsip:  Perkulihan.com.

Judul Artikel /makalah :  makalah arsitektur : Ciri dan Bentuk Bangunan Modern

Bidang  artikel /makalah  : tugas kampus, tugas makalah arsitektur

admin PART  ( authorithy Handi Condro KP, Fastikom UNSIQ)

………………………………………………………………………………………………………………………………………………

ILMU BUDAYA DASAR CINTA AKAN KASIH SAYANG

                                            Dosen : M. Abdul Kholiq, Drs, M.Ag

 

Program Studi Tehnik Arsitektur Fakultas Tehnik Dan Ilmu Komputer

Universitas Sains Al Qur’an Di Wonosobo

I.Kata pengantar

 Bismillahirrahmanirrahimi

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Puji syukur kami panjatkan kehadiarat Tuhan Yang Maha Esa yang telah menganugrahkah kepada kami anugrah berupa kenikmatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah kami denagan sebaik – baiknya.

Cinta ada dalam setiap langkah kaki dan tarikan nafas hidup. Sedangkan kasih sayang lahir dari sang ibunda cinta. Dua hal yang bak dua sisi mata uang logam, bak adik dan kakak, satu yang tak dapat dipisahkan. Kesungguhan dan ketulusan cinta tidak dapat diukur dengan materi. Seandainyapun terjadi, cinta yang semacam itu tidak lagi cinta dalam kontek sesungguhnya namun hanya perwujudan dari nafsu batin dan nafsu untuk sekedar menguasai semata.

Penjabaran cinta adalah sangat luas dan bermacam. Hidup untuk mencinta serta mengasihi sesama maupun pasangan, untuk berbagi dan hadir untuk memberi dan menerima. Satu sisi kurang satu sisi yang lain menutupi kekurangan tersebut. Dengan cinta dan kasih yang lahir dalam praktek kehidupan kita sehari-hari kita temukan keteduhan dan kedamain hati. “Diatara senyum kita ada senyum orang lain, diantara bahagia kita ada bahagia orang lain . karena itu berbagilah. Dengan berbagi kita dapat nikmati indahnya hidup ini”.

Diahir kata Sebagai insan kami tak luput dari kekhilafan, kekurangan dalam penyusunan makalah kami, maka kami memon maaf yang sebesar-besarnya dan kami mengharapan pula adanya kritik dan saran dari para pembaca sekalian.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Wonosobo, 24 april 2010

 

II.Abstrak

Menurut kamus umum Bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminto, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik  hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hamper sama, sehingga rasa kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seorang yang disertai dengan menaruh belas kasih.

Walaupun cinta kasih menggandung arti yang hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga diantara keduanya. Cinta lebih mengandung mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih tertuju sebaliknya; selain itu cinta sebagai pengikat antara manusia dengan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-perintah-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

 

III.Pendahuluan

III.a. Latar belakang dan permasalahan

jika kita berbicara cinta maka kita berbicara tentang suatu hal yang boleh dikatakan komplek,mengapa komplek?. Karena cinta sendiri memiliki jangkoan atau penjabaran yang luas, dan setiap orang memiliki pemahaman (persepsi) sendiri-sendiri terhadap makna dari cinta itu. Pengalaman dari perjalanan hidup, keadaan yang dihadapi (sosial, ekonomi, adat dan budaya) juga berpengaruh terhadap bagaimana cara orang atau individu memandang cinta dan kasih>

III.b. Perumusan masalah

Dari makalah yang kami buat ini kami mencoba untuk sedikit mengubah sudut pandang masyarakat tentang hakekat dari cinta dan kasih sayang manusia baik secara vertikal maupun horizontal. Harapan kami dari makalah yang kami buat ini ada sedikit atau bahkan lebih hikmah-hikmah dari dari makna cinta dan kasih sayang.

III.c. Maksud dan tujuan

Agar lebih banyak lagi orang  yang g salah kaprah tentng makna cinta.


 

IV.Pembahasan

 

“ stary the day with love

Fill the day with love

End the day with love

That is the way to God.”

 

(Sathya Say/Sang Baba )

 

 

Mengutip pernyataan diatas, “awali hari dengan cinta dan kasih, isi hari dengan cinta dan kasih, ahiri hari dengan cinta dan kasih, itulah jalan menuju Tuhan.”(satu kata muatiara setiap hari) . Ini dapat ditarik kesimpulan kembali bahwa cinta yang dianugrahkan kepada kita nantinya akan kembali kepada Tuhan kita, sebagai cinta yang khakiki (abadi). Kenapa cinta khakiki ?, Seperti dapat kita ketahui cinta kita kepada sesama mahluk Tuhan hanya bersifat sementara di dunia sedangkan cinta kita kepada Tuhan kita adalah cinta abadi yang akan kita bawa sampai mati (dunia – akherat). Karena itu tak hayal lahir dalam beberapa agama khususnya agama kita, golongan Sufi (orang – orang suci) Tuhan adalah yang pertama.

Cinta dan kasih sayang adalah dua hal yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan, dimana ada cinta disitu pasti ada kasih sayang dan sebaliknya dimana ada kasih sayang disitu ada cinta. Keduanya jika diibaratkan seperti sepasang kekasih (dua sejoli) atau bak Mimin lan Mintuno dalam kepercayaan budaya masyarakat jawa. Karena cinta dan kasih sayang adalah anugrah yang diberikan tuhan kepada setiap mahluknya, ini menyimpulkan bahwa dalam diri setiap orang terdapat perasaan cinta dan kasih sayang tersebut. Namun jika kita pilah memiliki kadar yang berbeda-beda.

Sedang Beberapa seniman dan strawan berbicara tentang cinta. Definisi mereka rumit dengan gaya masing-masing. Van Gouh (salah satu seniman ternama asal Belanda) memandang cinta dengan bahasa “sinar dan keteduhan”. Lalu seorang pelukis dari Belanda dalam karyanya yang diberi judul Pelita Penerang, menegaskan bahwa jalan utama untuk mengetahui kehidupan adalah dengan mencintai banyak hal. Ia mengatakan bahwa sebenarnya cinta adalah sesuatu yang bersifat langgeng. Namun seringkali perubahan emosi membuat perubahan sudut pandang dan menyebabkan yang langgeng menjadi tidak langgeng, namun esensinya tetap pada kondisi semula. Selalu ada perbedaan pada diri seseorang, ketika sebelum mencintai dan sesudah mencintai. Perbedaan tersebut bagai sebuah lampu yang menyala dan lampu yang belum menyala. Lampu akan ditempatnya sebelum kita nyalakan. Akan tetapi, sekarang ia menerangi dan menyinari tempat tersebut. Inilah tugas hati manusia.

Sementara itu, Lao Tse – seorang filosof dari China – memandang cinta dari sisi kelembutan. Ia mengatakan, “kelembutan kata dapat membuat kepercayaan diri, dan kelembutan pemikiran menciptakan kedalaman, sedangkan kelembutan emosi akan melahirkan cinta.”   

Sesuatu yang di semai oleh orang – orang barat kemudian ia tumbuh dan berbuah lalu mereka tebar di negara-negara muslim. Buah kejahatan adalah kejahatan .kaum kafir arab ,kaum sekuler, dan ahli ahli maksiat di mandatkan sebagai pramusajinya.tak satu generasipun luput dari sajian menggoda kaum barat itu.sampai kapan itu kita biarkan?mereka berhasil mengelabuhi banyak dari kita , membungkusnya dengan sampul kebebasan,karunia tuhan,rahasia kesukseasan atau apapun. Berlindung dengan sampul – sampul itu,mereka bebas menjajakannya lewat music sinetron,dongeng, film,syair,dan beragam cerita romantic.naifnya , benteng iman yang melindungi kita tida kokoh,tak mampu berkata tidak  atas tawaran jamuan mereka.

Sampai kapan jiwa kita betah dengan penjajahan ini , sampai kapan kita enggan percaya pada diri kita sendiri,serangan mereka terus bertubi-tubi.semua itu adalah CINTA ALA BARAT kini cinta tersebut telah membelit kuat dengan kehidupan remaja kita kecuali mereka yang di rahmati allah. Racun cinta telah menjungkir – balikkan cara pikir mereka , demikian memang biasanya .munkar menjadi benar,benar menjadi munkar,benar-benar kiamat sudah dekat,hanya kepada allah lah kita bisa mengadu.

Demi allah,orang – orang barat itu tak mengerti apa arti cinta.bahkan. merekalah orang yang paling bodoh akan cinta. Kita harus perangi paham salah itu. Beragam beragam penyimpangan yang mereka lakukan ,apa itu di sebut cinta?Cinta yang mana!

Wahai kaum berakal! Cintakah itu ,sesuatu yang lahir dengan kemarahan allah,tumbuh  dalam kesesatan, lalu besar berwujud kemaksiatan!apakah itu Cinta?

Sebagian besar kata cinta kini di ucapkan sebagai konotasi hubungan haram antara lelaki dan perempuan.pengganti kekesalan ketika di tinggal orang ia sebut kekasih,atau tangis ketika kehilangan dia.

Pada akhirnya, semua itu akan menyeretnya ke lembah nista dan kemaksiatan. Kadang lucu, ada seseorang bermunajat kepada sang kholiq untuk bisa mendapatkan hal haram ini.sungguh kita di larang berani menyimpang dari agama.

Tidaklah mereka membaca firman allah dalam ayatnya,,,,,,,,,,Teman – teman akrab pada hari itu sebagaiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang – orang yang bertakwa.(QS.Az-Zukhruf 43:67 ), perhatikan pada lafad ini, bukan lafazd al ahbab yang digunakan , namun al akhilla.Lafadz al akhilla’bermakna lebih jelas dan luas , Al akhilla’ adalah al mahabbah atau rasa  cinta kasih ato kasih sayang yang memilki tempat husus dalam hati,Seberapa pun kuat hubungan yang mereka jalin di dunia , namun di akhirat nanti ,dulu mereka yang anggap kekasih malah akan jadi musuhnya.Karena cinta yang mereka bangun berfondasikan kebatilan , Karena ia tanam kebatilan mak kelak ia harus menanggungnya. Tangan kita yang menentukan apa yang akan kita dapatkan di akhirta sana dan allah sekali kali tidak akan berbuat dzlim kepada  hambanya.

Cinta yang hakii adalah sebentuk perasaan yang mendorong kita untuk semakin semangat mendekat kepada allah.Cinta  hakiki adalah ibadah hati yang membantu kita untuk lebih ringan mengerjakan perintah allah dan menjauhi larangannya.aik ibadah murni maupun ibadah muamalah .Cinta  hakiki akan menjadikan jiwa kita mulia, bukan syahwat atau maksiat  yang di tuju, Cinta

rabbani menjadikan kita  tinggi mulia ,bukan malah menjadikan kita hina dan rendah diinjak oleh nafsu.

Cinta bersyair :’”Cintailah saudaramu sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri”’.Buah dan  hasilnya : “ Orang – orang yang saling mencintai , Allah akan menaungi mereka di bawah naungannya,pada hari tidak naungan kecuali naungannya.”

Para cinta mengorbankan jiwa, darah, air mata, dan hidup mereka untuk menolong serta meninggikan agama ini, saling berlomba meraih surga allah. Allah berfirman : Adapun orang – orang yang beriman amat sangat cintanya kepada allah.(QS.Al-Baqoroh 2:165).

Namun lucu , ada dia antara kita yang dengan ringan  berucap,” aku luka karna cinta”sungguh betapa lalainya kita kepada allah.dan inilah seberat – beratnya penyakit , semoga allah melindungi  kita.

c. Dr. khadijah Alawy, dosen sosiolog,ketika menjelaskan sebab perceraian mengatakan bahwa”Artian sahabat yang mengikat muda mudi sebelum pernikahan seperti yang ada kini, adalah salah dari segi agama maupun di lihat dari sosial,kesalahan yang telah berkerak ini adalah imbas dari keterbukaan kita pada bangsa barat , kita telah gagal menyaringnya.

Persahabatan tersebut “..tambah belio” yang mengikat dua muda mudi seakan akan menjadi sah sah saja setelah di dalihkan sebagai tujuan perkenalan, mengenal sifat dan pribadi bakal pasangan hidup dari jarak yang paling dekat. Sebuah kesalahan yang terlanjur koprah. Dan kenyataan pun mengatakan sebaliknya ,Setelah pernikahan di langsungkan.pertengkaran justru lebih mudah tersulut , keduanya merasa saling enggan untuk saling memahami untuk kali yang ke sekian .kebanyakan hubungan yang diawali proses semacam ini akan gagal karena dasar yang menjadi penilaian meraka amat lemah..”

IMAM IBNU QAYIM dalam kitab- kitabnya yang membahas tentang cinta..kitabnya diantaranya adalah ZADUL MA’HAD,IGHATSATUL LAHFAN , AN DA’ WA AD DAWA’, AKBARUN NISA’, terutama kitab yang husus membahas tentang cinta yaitu….NUZHATUL MUSYTAQIN WA RAUDHATUL MUHIBBIN.

Meski imam ibnu Al Qayim sangat berhati –hati dengan cinta , namun ada beberapa kelompok yang mengaku menemukan tulisan – tulisan beliau kemudian menjadikannya sebagai dalil, untuk melegalkan  sikap cinta mereka berlebih- lebihan yang kadang sampai batas kekafiran.

Hal ini di sebabkan mereka menggap “UMUM’apa yang “DI HUSUSKAN”oleh imam ibnu alqayim , tidak sepenuhnya terpuji dan tidak sepenuhnya tercela.Tergantung apa yang terkait di dalamnya, halalkah atau haramkah?.

Jika kita mau mencermati lebih dalam tentang kitab – kitab beliau dan pendapat – pendapat beliau terhadap cinta , kita akan dapati pada kitab ZADUL MA’HAD,beliau tempatkan bab  cinta pada deretan “macam – macam penyakit”.penempatan seperti ini , di maksudkan sebagai peringatan ataspengaruh yang akan di timbulkannya ,dan untuk memaparkan bagaimana mengobati dan mengurangi pengaruh yang di bawanya .

Sedang pada kitabnya IGHATSUL LAHFAN,beliau di sini menyerang cinta .meski demikian ,bagi yang benar – benar mencari hakikat kebenaran , sangat jelas bahwa serangan ini beliau alamatkan pada hal- hal tercela sebagai berikut :

  1. a.      Ramainya maksiat – maksiat yang di atas namakan cinta,

seperti percintaan muda – mudi ,Serta maraknya usaha sebagian kelompok untuk  merubah aturan syari’ah,hingga melegalkan cinta secara mutlak.

IMAM IBNU AL QAYIM telah mengeluarkan pernyataan jelas bahwa  perbuatannya( percintaan muda – mudi ) saja adalah dosa besar. Apalagi menuduh syariah melegalkannya maka itu jelas – jelas kafir.

b. Bahwa pengikat antara yang mencintai dan yang di cintai adalah jelas – jelas perkara maksiat.Sebenarnya . cinta jenis ini sama sekali tidak punya hubungan dengan cinta yang di maksud dalam kitab. karna cinta model ini diikat oleh nilai fisik  dan kelancangan bebuat maksiat, yang tidak perlu di jelaskan lagi.

c. Berubahnya cinta menjadi tuhan.Di mana seorang pecinta berterus terang kepada yang  di cintainya bahwa”aku menyembahmuDan ini , demi allah, sungguh perkara besar , yang akan mengeluarkan manusia dari iman tauhid kepada kekafiran dan syirik.  

 

V.Kesimpulan

 

cinta yang dianugrahkan kepada kita nantinya akan kembali kepada Tuhan kita, sebagai cinta yang khakiki (abadi).

Cinta dan kasih sayang adalah dua hal yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan, dimana ada cinta disitu pasti ada kasih sayang dan sebaliknya dimana ada kasih sayang disitu ada cinta.

Sebagian besar kata cinta kini di ucapkan sebagai konotasi hubungan haram antara lelaki dan perempuan.pengganti kekesalan ketika di tinggal orang ia sebut kekasih,atau tangis ketika kehilangan dia.

Cinta yang hakiki adalah sebentuk perasaan yang mendorong kita untuk semakin semangat mendekat kepada allah.Cinta  hakiki adalah ibadah hati yang membantu kita untuk lebih ringan mengerjakan perintah allah dan menjauhi larangannya

DAMPAK YANG DI SEBABKAN CINTA YANG BERSANDAR PADA NAFSU:

 

  1. Ramainya maksiat – maksiat yang di atas namakan cinta,

seperti percintaan muda – mudi ,Serta maraknya usaha sebagian kelompok untuk  merubah aturan syari’ah,hingga melegalkan cinta secara mutlak.

IMAM IBNU AL QAYIM telah mengeluarkan pernyataan jelas bahwa  perbuatannya( percintaan muda – mudi ) saja adalah dosa besar. Apalagi menuduh syariah melegalkannya maka itu jelas – jelas kafir.

b. Bahwa pengikat antara yang mencintai dan yang di cintai adalah jelas – jelas perkara maksiat.Sebenarnya . cinta jenis ini sama sekali tidak punya hubungan dengan cinta yang di maksud dalam kitab. karna cinta model ini diikat oleh nilai fisik  dan kelancangan bebuat maksiat, yang tidak perlu di jelaskan lagi.

c. Berubahnya cinta menjadi tuhan.Di mana seorang pecinta berterus terang kepada yang  di cintainya bahwa”aku menyembahmuDan ini , demi allah, sungguh perkara besar , yang akan mengeluarkan manusia dari iman tauhid kepada kekafiran dan syirik.  

HANYA CINTA KEPADA ALLAH LAH YANG DI SEBUTKASIH SAYANG HAKIKI.emang benar bahwa manusia di cipatakan buat saling menyayangi.tp g blh berlebih2 an.karna benci bisa jd cinta dan sebaliknya.


VI.Daftar pustaka

 

Bahjat Ahmad. Hakekat Cinta Menuju Rumah Tangga Ideal. Pustaka Hidayah. Bandung. 2002.

Krisna Anand. A Dale Wite Life

Iswandi Almawati Evodia & Mohamad Sidang Hamzah. I Love You Darling. Galang Perss. Yogyakarta. 2005

Al Qayim Ibnu Imam. Zadul Ma’had

under arsip:  Perkulihan.com.

 

Category: Makalah-Makalah

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*