Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

makalah arsitektur SETRUKTUR, KONTRUKSI DAN FUNGSI

under arsip:  Perkulihan.com.

Judul Artikel /makalah :  makalah arsitektur  SETRUKTUR, KONTRUKSI DAN FUNGSI

Bidang  artikel /makalah  : tugas kampus, tugas makalah arsitektur

admin PART  ( authorithy Handi Condro KP, Fastikom UNSIQ)

………………………………………………………………………………………………………………………………………

SETRUKTUR DAN KONTRUKSI , SETRUKTUR, KONTRUKSI DAN FUNGSI

oleh : Handi C

Dosen :

Muafani, ST. IPP

 Program Studi Tehnik Arsitektur Fakultas Tehnik Dan Ilmu Komputer

Universitas Sains Al Qur’a Jawa Tenagah

Di Wonosobo


 I.Kata pengantar

Bismillahirrahmanirrahimi

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Puji syukur kami panjatkan kehadiarat Tuhan Yang Maha Esa yang telah menganugrahkah kepada kami anugrah berupa kenikmatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah kami denagan sebaik – baiknya.

Setruktur dan kontruksi adalah dua hal yang tidak bisa sipisahkan dalam sebuah bangunan. Jika kita ibaratkan adalah sebagai dua sisi mata uang logam. Secara garis besar ke dua-duanya sangat paenting atau boleh dikatakan slaing berkaitan. Dalam perkembangannya keduanya mengalami inovasi-inovasi (pembaharuan) sesuai dengan tuntutan jaman yang ada.

Oleh karena itu sebagai seorang ahli atau boleh dikatan seorang yang bergelut didunia perumahan dan yang berhubungan dengannya, maka alangkah baiknya jika kita sedikit banyak mengenal perkembangam setruktur-setruktur dan kontruksi yang ada dewasa ini. Ini akan membuat dan mempermudah kita dalam penerapan disen, dan memebantu mempermudah dalam mendisen bagi seorang disener bangunan (Arsitek). Secara garis besar pemahaman tentang setruktur dan kontruksi bagi orang yang berkecimpung di dunia perumahan itu sangat penting.

Diahir kata Sebagai insan kami tak luput dari kekhilafan, kekurangan dalam penyusunan makalah kami, maka kami memon maaf yang sebesar-besarnya dan kami mengharapan pula adanya kritik dan saran dari para pembaca sekalian.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Wonosobo, 29 April 2010

Handi Candra K. P

NIM : 7108001

 setruktur dan kotruksi adalah sebagai tulang krangaka dalam tubuh manusia, maka jika di dalam tubuh manusia tidak terdapat tulang kerangka bisa kita bayangkan apa yang terjadi. Demikian juga  dengan struktur dan kontruksi, pemahaman akan setruktur dan kontruksi yang buruk berakibat pada gagalnya suatu bangunan. Ini terbukti dari beberapa kasus robohnya bangunan-bangunan yang baru atau belum beberapalama dibuat selain dari faktor alam adalah lemahnya dibagian setruktur dan kontruksinya.

Selain faktor pengalaman dari sang ahli, Setruktur dan kontruksi dari bangunan juga di pengaruhi dari mutu dari bahan bangunan yang dipakai, karena itu secara tidak langsung bahan bangunan juga mengalami perkembangan dan penyesuaian di dalam prakteknya. Ini dapat kita temukan berbagai macam bahan-bahan bangunan yang baru. Sedangkan struktur dan kontruksi yang kuat memberikan kesan kokoh pada bangunan, serta rasa aman dan nyaman bagi si penghuninya.

III.Pendahuluan

III. a. Latarbelakang dan Permasalahan

Seiring dengan kemajuan jaman dan meningkatnya akan permintaan perumahan dalam pasar, maka banyak bermunculan model-model baru dari bentuk disen bangunan yang ada, sehingga berakibat pula dengan keanekaragaman struktur dan kontruksinya. Kemudian Tingkat kerumitan disen, bahan bangunan yang kurang sesuai untuk dipadukan dengan setruktur dan kontruksi tersebut juga berakibat pula di  dalam hal pemakaian struktur dan kotruksinya.

Disisi lain permasalahan yang timbul dilapangan adalah kurangnya tenaga ahli yang kompeten dibidangnya, yang sekiranya dapat memeperkirakan setruktur-setruktur dan kontruksi-kontruksi yang cocok dipakai dalam bangunannya tersebut, sehingga permasalahan seperti bangunan baru saja selesai dibangun itu roboh tidak ada lagi. Selain itu faktor permasalahan kuranganya tenaga ahli yang kompeten juga diakibatkan karena sudupat pandang budaya masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa dan dapat di spesifikan lagi jawa-jawa bagian daerah yang menganggap seorang ahli bangunan (seorang tehnik sipil/arsitek) adalah barang yang langka dan mewah ynag sekiranya dapat dilibatakan dalam proses pembangunan. Ini dapat kita buktikan kebanyakan masyarakat yang hanya cukup melibatkan seorang tukang bangunan saja dalam proses pembuatan suatu bangunan.

 

III. b. Perumusan masalah

suatu bangunan dapat dikatakan kokoh atau kuat bilaman struktur dan kontruksi penyusun dalam bangunan sesuai dengan bangunan yang dibangun serta bahan bangunannya berkualiatas dan yang terahir ahlinya yang mumpuni (berkompeten). Dengan demikian tiga hal diatas adalah factor-faktor yang mendukung dalam proses pembangunan, dan tentunya sangat pening untuk diperhitungkan.

 

III. c. Maksud dan tujuan

Diamana agar para praktisi  menjadi tahu dan paham macam2 struktur dan kontruksi pada bangunan bertingakat 2 (dua lantai) sampai dengan 4 (empat lantai), serta tahu jika nantinya menerapkannya dalam bangunan yang ada, bagaimana setruktur yang cocok bagaimana kontruksi yang cocok yang tepat dipakai dalam bentuk bangunan yang seperti itu misalnya.

 

IV.Pembahasan

Semua bangunan yang berdiri tentunya memerlukan perhitungan setruktur dan kontruksi yang sistematis dan tepat, sebagai factor penentu dalam hal kekuatan suatu bangunan. Sebagai contoh pondasi yang kokoh maka akan menjadikan bangunan tersebut kuat dalam menopang beban yang dari segala penjuru. Disamping itu kontur tanah sebagai landasan pondasi bertumpu harus benar-benar pilihan dalam artian benar-benar tanah keras yang sesuai dengan setandar bangunan.

Dalam bangunan berlantai 2(dua) sampai dengan 4(empat), kontruksi dan setrukturnya tentunya berbeda dengan bangunan berlantai sederhana atau berlantai 1(satu). Sebagi contoh dalam bangunan hal setruktur pondasinya missal. Podasi pada bangunan yang hanya memiliki satu lantai cukup hanya memakai podasi sederhana atau pondsi batu kali. Sedangkan pada banguanan bertingakat 2(dua) sampai dengan 4(empat) sudah menggunakan pondasi footplat (cakar ayam), karena dimana jika dilihat dari beban sendiri saja sudah berbeda. Seperti yang terdapat pada gambar di bawah ini :

 

                    

                        Pondasi Footplat.  By Hermanto (UNSIQ,2009)                     Pondasi sederhana, internet (Wsb, 2010)

 

Pondasi dapat didefisinikan  sebagai banguanan bawah tanah yang berdekatan, yang juga akan dipengaruhi oleh elemen kedua bangunan bawah tanah dan beban-bebannya. Oleh karena itu seorang praktisi bangunan harus memikirkan bagian-bagian mana yang memerlukan setruktur serta kontruksi yang kuat, yang berpengaruh juga pada kesetabilan tanah dihasilkan dari pemindahan beban dari bangunan atas ke tanah sehingga disini kesetabilan tanah benar-benar penting. Sebagai elemen yang memiliki sifat teknik dan fisis yang tentunya variabel yang berubah sifat-sifatnya secara vertikal dan lateral dan sering kali dengan orde magnitude yang besar. Kemudian dapat dijelaskan bahwa tanah adalah bentukan sisa atau pindahan. Yang dimaksud dengan bentukan sisa adalah suatu tanah yang dibentuk ditemapat sekarang dengan penguraian batu induk. Sedangkan bentukan pindahan adalah tanah yang sudah dibentuk disuatu tempat dan telah dipindahkan oleh angin, air, es, atau gravitasi sampai ketempat sekarang.

 

gmb. Stuktur kolom penyusun dan pembalokan pada

         bangunan sedang (2 – 4 lantai). Internet (Wsb, 2010)

 

Selain tanah elemen yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan gedung bertikat 2 (dua) sampai 4 (empat) adalah banyak sedikitnya kandunagan batuan, karena kedua elemen tersebutlah sebagai elemen penyusun bumi. Sebagai pengertian batuan adalah bahan alami yang terbentuk dari parikel-partikel yang begitu kekar sehingga perlu usaha uang besar untuk memisahkan elemen-elemen tersebut (yakni dengan ledakan, pemecahan dengan pukulan keras, dsb).

Macam-macam pondasi diantaranya :

  1. Pondasi sebar, telapak dinding ( pondasi sederhana)
  • Kegunaan sebagai kolom individu, dinding pir jembatan.
  • Kondisi tanah yang dipakai lapisan tanah lembek diatas tanah keras atau sebaliknya (di fensial dan konsolidasi)
  1. Pondasi rakit
  • Kegunaan hampir sama seperti tlapak sebar, untuk beban kolom sangat berat. Biasnya mereduksi lendutan pampatan difensial dan pampatan total.
  • Kondisi tanah untuk tanah yang nilai dukungnya lebih kecil.
  1. Pondasi tiang pancang (cakar ayam)
  • Kegunaan sebagai tumpuan beban dari bangunan yang berlantai banyak atau bangunan yang memiliki beban lebih. Dimana memerlukan topi tiang-pancang
  • Kegunaan dipakai pada struktur tanah yang gembur atau lembek. Tanah yang memliki kapasitas dukung tinggi 20 – 50 m. tanah korosif.
  1. Pondasi dukungan (bearing)
  • Untuk mengangkut beban berat, kolom dinding dimana memerlukan topi tiang – pancang.
  • Dipakai pada tanah permukaan yang jelek, tanah dengan kapasitas dukung antara 8 – 50 m.
  1. Pondasi sumuran
  • Untuk mengangkat beban berat, biasanya dipakai pada titik-titik sudut rumah.
  1. Pondasi laba-laba
  • Digunkan pada bangunan  yang bermasa beban sangat berat
  • Dipakai pada tanah yang konturnya sangat lembek pada keselurunhanya
  1. Pondasi kaison (berupa poros yang berdiamter 75 cm atau lebih) umumnya dukungan atau kombinasi dukungan dengan tanah kulit.
  • Digunakan pada beban kolom yang besar, sehungga dimana fungsi dari topi tiang-pancangnya dihilangkan.
  •  Dipakai pada tanah permukaan yang jelek, tanah dengan kapasitas dukung antara 8 – 50 m.

 

 

  1. Pondasi dinding-tahan, sebagai tumpuan jembatan
  • Digunakan pada kotruksi-kotruksi permanen bangunan atau jembatan.
  • Pada semua tanah, namun disarankan pada tanah-tanah tertentu.
  1. Kotruksi dinding papan turap
  • kotrusi dipakai pada daerah-daerah yang berair seperti bendungan elak, pada saat penggalian tanah pada proses penggalian, dsb.
  • Digunakan pada tanah-tanah yang banyak mengandung air yang dimana memerlukan bahan cmpuran tambahan agar tidak cepat terjadi korosi.bahanya adalah campuran dari logam khusus.

Selain pada segi pondasi perbedaan yang terlihat juga pada sisitim utilitas gedung. Karena secara fungsi saja sudah berbeda.

Rumah tinggal (rumah lantai satu)

  • Darainase (selokan)

Saluran ini hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan saja jadi pada saat hujan basah dan pada saat kemarau kering.

  • Sistim pembuangan air limbah

Berfungsi sebagi saluran air limbah yang dimana terhubung dengan bak penampungan air limbah.

  • Sistim air bersih

Adalah saluran pemasok air bersih yang langsung dipasok dari perusahaan air Negara (PDAM).

  • Listrik

Saluran listrik yang dipasok dari perusahaan listrik Negara.

  • Telephon

Diambil dari perusahaan telphon Negara (Telkom) dipakai sebagai  pemenuhan kebutuhan sekunder pribadi setiap orang.

  • Penangkal petir
  • Jamban

Adalah salah satu sarana penampungan tinja atau air limbah.

Pada bangunan berlantai 2 (dua) sampai 4 (emapat) terlebih seringkali digunakan pada bangunan berlatai banyak.

  • Sarana pemadam kebakaran

Sebagai sarana pencegahan kebakaran dalam setiap gedung berlantai lebih dari dua (banyak)

  • Lift barang dan orang

Dipai pada gedung atau banganan yang lebih dari dua lantai

  • AC

Sebagi sarana pengganti penghawaan buatan, bilamana pemenuhan penghawaan alami tidak dapat dicukupi.

 

  • Sarana parkir

Sebagai saran tempat parker kendaraan bermotor roda dua maupun empat agar dimana suasana bangunan atau fungsi dari lahan lebih rapi dan bermanfaat secara maksimal.

  • Saft plumbing
  1. Saft air kotor

Saluran pipa pembuangan yang langsung tersalur dengan bak penampungan air kotor dan biasanya bercapur dengan pembuangan air bersih.

  1. Saft air bersih
  2. Saft air limabah

Saluran ini biasanya terpisah dari kedua saluran tersebut (saluran air kotor dan air bersih).

 

  • Saft elektrik
  1. Saft telephon

Adalah sebuah saluran yang menghubungkan saluran telephon dari perusahaan telephon Negara (telekom) yang ditampung dalam senuah ruangan khusus saluran telephon. Biasanya berupa kotak besar dengan kabel-kabelnya yang sangat besar. Biasanya terhubung langsung dengan tower telephon yang berada diatas atap.

 

 

  1. Saft computer

Saluran computer yang terhubung keberbagai ruangan disemua lantai.

  1. Saft listrik

Adalah sistim saluran listrik yang terhubung dari saluran listrik Negara yang ditampung dalam ruang khusus, kemudian disebarkan ke berbagai ruangan dalam gedung tersebut.

  1. Genset

Adalah sebuah sistim cadangan listrik bilamana terjadi pemadaman litrik dari perusahaan listrik Negara.

 

Gmb.   Bangunan berlantai sedang . (Wsb, 2010)

 

Maslah-masalah yang sering timbul dalam bangunan berlantai 2 sampai 4 serta (bangunan untuk usaha) sedikit tips cara penanggulangannya adalah sebagai berikut :

  1. Aliran arus dan jalan keluar. kebanyakan banguanan komersial harus direncanakan secara hati-hati dari pada bangunan rumah tinggal pribadi. Pada rumah tinggal, pembuatan pembuatan rumah adalah salah satu yang harus dipertimbangkan, sedang pada pada bangunan komersial karyawan/pelanggan harus memiliki ruang untuk sikulasi pergerakan. Dan yang lebih penting lagi pintu keluar harus disesuaikan dengan persyaratan dan peraturan.
  2. Peralatan besar. Banyak usaha memerlukan perralatan yang besar seperti : rak yang panjang, meja kasir, forklip, dsb, dan kesemuanya tersebut harus dapat bergerak bebas didalam ruangan tersebut. Karena itu kumpulkan informasi peralatan yang dibutuhkan.
  3. Kondisi lapangan. Banyak bangunan komersial dibangun diatas lingkungan yang terbatas. Sebagai contoh : bagian depan bangunan panjangnya sejauh 20 ft hrus dikosongkan. Har ini dapat menyelesaikan masalah dalam banyak hal : seperti perawatan dan orientasi arsitektural.  Jika bangunan berdiri diatas lahan ter parbuka, masalahnya adalah tempat parkirnya, yaitu berupa tempat pejalan kaki dan kendaraan berat.
  4. Orientasi. Banyak factor dalam orientasi terdapat pada rumah tinggal dan bangunan untuk usaha, tetapi identik hanya untuk bangunan usaha. Factor-faktor ini sering timbul pada banguana took berupa tempat memajang barang. Seperti barang kain, karpet diding (wall peper), cerutu, permen, gula, garam, benih, dan makanan mudah rusak jika terkena matahari dan air (suhu menjadi lembab). Lengkapi pelindung barang-barang tersebut dari bahaya seperti diatas.
  5. Batasan penetapan daerah, bangunan, dan perencanaan arsitektural. Hal ini lebih bersifat teknik dari pada rumah tinggal. Karena batasan penetapan wilayah, maka kemungkinan membangun pusat pelayanan diatas sebidang tanah, tetapi tidak untuk berdekatan dengan itu. Peraturan bangunan berbeda pada setiap tempat dan mencakup setiap jenis pekerjaan kotruksi. Pembatasan arsitektural kadang sangat tegas. Pada daerah yang mempunyai sejarah tertentu, gaya khusus arsitektural diperlukan. Dalam banyak hal batasan tersebut hanya terdapat pada ketinggian letak awning dan kanopi bangunan.
  6. Bahan permukaan. Karena pemakaian atau berupa beban yang berat dari pelayanan sebuah bangunan komersial, maka akan lebih hemat biyaya dalam segi perawatan jika menggunakan bahan yang akan berkualitas tunggi. Plastik pelapis bagian atas, teraso, ubin latai, stainless steel dan kramik. Merupakan bahan-bahan yang bijaksana untuk bahan bangunan komersial.
  7. Kententuan untuk iklan  dan bahan pajangan. Dalam beberapa usaha, pemilihan iklan dan bahan pajangan adalah yang paling  penting dan mempunyai efek yang hebat sekali atas keberhasilan dimasa yang akan dating. Dua buah contoh baik adalah drive-in restoran dan ruang penjualan mobil baru.

Bahan dasar atsitektur adalah masa dan ruang, perpadauan antara keduanya adalah esensi dari suatu unsur peranacangan. dalam kultur sekarang ini perancangan cenderung menitik beratkan kepada masa. Ada yang mengataka bahwa pendalaman adalah pengalaman yang penuh sensasi dan perasaan, yang melahirakan kepekaan akan estetika.

 

 

                Gmb. Kontruksi dari bambu                                  Gmb. Kontruksi dari baja ringan

 

Seorang arsitek harus mampu memahami kemajuan jaman yang dimana nantinya dapat di tuangkan dalam ide-ide disen terkini, serta peluang pasar tentang disen-disen yang sedang semarak (trend). Disamping itu seperti apa yang telah saya sebutkan, bukan haya dari segi disen namun dalam hal kontruksi juga mengalami perkembangan. Seperti contoh dalam kontruksi atap, sekarang ini sedang semarak semaraknya kontruksi kuda-kuda baja ringan sebagai salah satu pengganti setruktur kuda-kuda kayu dan beton disamping itu dikenal pula kontruksi kuda-kuda dari bambu, namun dinegari kita kotruksi senacam ini masih kurang dikenal luas,  sedangkan dinegri asal Costa Rica dan Colombia kontruksi ini sudah dikenal luas dan boleh dikatan Banyak kotruksi bangunan yang sudah menggunakanya. Padahal jika dilihat secara daerah tanaman bambu banyak tumbuh subur diIndonesia. Kontruksi bambu sendiri masuk ke Indonesia kira-kira sekitar era delapan puluhan, dimana imet bahwa bambu adalah kayunya orang miskin kini berubah menjadi menjadi suatu barang yang bernilai tinggi. Dan masih banyak lagi perkembangan yang berhubungan dengan setruktur dan kotruksi.

V. Kesimpulan

 

1. pada saat seorang praktisi bangunan mendisain harus benar-benar memperhitungkan setruktur dan kotruksi pada tanah atau lahanyang akan dibangun secara mendasar (sedetel mingkin dan selektif).

2. ada beberapa kesamaam serta perbedaan setruktur dan kotruksi pada bangunan berlantai sedang (2-4) dengan bangunan berlantai satu (sederhana). Terlebih pada sisitim utilitasnya yang menyangkut fungsi atau kegunaan.

3. sejalan dengan perkembangan jaman setruktur  dan kontruksi bangunan-bangunan modern mengalami pula perkembangan.
 

VI. Daftar pustaka

 

Joseph E. Bowles., Analisa dan Disain Podasi, Penerbit PT . ERLANGGA, Jakarta, 1983.

Goodban dan Hayslett., Gambar dan Perancangan Arsitektur,

Penerbit PT . ERLANGGA, Jakarta,1995.

www.sementigaroda.com

idgadp@yahoo.com

eni ds@yahoo.com

 under arsip:  Perkulihan.com.

 

Category: Makalah Tekhnik

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*