Perkuliahan.com

Materi Kuliah, makalah pendidikan, beasiswa kuliah

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dalam Belajar

under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dalam Belajar

Bidang  postingan  :  MAKALAH PENDIDIKAN, SIKAP BELAJAR

………………………………………………………………………………………………………………….

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dalam Belajar

Pembentukan sikap tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui suatu proses tertentu, yaitu melalui kontak sosial yang berlangsung antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, individu dengan lingkungan dan lain-lain sekitarnya. Sikap mempunyai peranan yang penting dalam interaksi manusia. Jadi adanya proses sosialisasi dari individu dalam kehidupan bermasyarakat itu sebagian besar adalah terdiri atau terbentuk dari sikap-sikap sosial yang ada pada dirinya. Mengenai pembentukan sikap atau attitude itu ada beberapa faktor yang turut mempengaruhinya. Faktor-faktor itu yaitu :

a.    Faktor Intern

Faktor intern adalah faktor-faktor yang terdapat dalam diri orang yang bersangkutan. Seseorang tidak dapat menangkap seluruh rangsangan dari luar melalui persepsinya. Oleh sebab itu, melalui sekitarnya dia harus memilih stimulus mana yang akan didekati dan mana yang akan dijauhi. Pilihan ini ditentukan oleh motif-motif dan kecenderungan-kecenderungan yang ada pada dirinya. Karena harus memilih inilah maka seseorang membentuk sikap positif terhadap sesuatu hal dan menyusun sikap negatif terhadap lainnya.

Dalam hal ini faktor intern yang terdapat dalam diri manusia yaitu perasaan sebagai suatu hal yang mempengaruhi sikap. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Robert Ellis, yang dikutip oleh Ngalim Purwanto dalam buku “Psikologi Pendidikan” bahwa yang memegang peranan penting di dalam sikap ialah faktor perasaan atau emosi.[1]

Dari keterangan di atas, dapat di mengerti bahwa sikap seseorang itu sangat dipengaruhi oleh perasaannya, karena seseorang akan bertindak pada mulanya sudah memiliki suatu rencana dari dalam dirinya baik rencananya dilaksanakan atau tidak namun di dalam hatinya sudah memiliki kehendak untuk bersikap, untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu tujuan. Suatu tujuan itu (belajar) akan sangat ditentukan oleh faktor dari dalam diri seseorang itu.

b.  Faktor Ekstern

Faktor ekstern adalah faktor-faktor yang berasal  dari luar individu (luar diri seseorang). Adapun faktor-faktor ekstern yang ikut menentukan sikap itu antara lain :

1)   Sifat obyek yang dijadikan sasaran sikap

2)   Kewibawaan orang yang mengemukakan sikap

3)   Sifat orang-orang atau kelompok yang mendukung sikap tersebut

4)   Media komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan sikap

5)   Situasi pada saat sikap itu terbentuk.[2]

Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Gerungan. Dipl Psych, faktor-faktor ekstern yang turut mempengaruhi terbentuknya sikap,   adalah :

“Dalam pembentukan dan perubahan attitude selain dari faktor-faktor intern maka yang turut menentukannya juga ialah antara lain sifat, isi pandangan baru yang ingin diberikan, siapa yang mengemukakannya dan siapa yang menyokong pandangan baru tersebut, dengan cara bagaimanakah pandangan itu diterangkan dan dalam situasi manakah attitude baru itu diperbincangkan (situasi interaksi kelompokkah, situasi orang sendiriankah dan lain-lain)”.[3]

 

Sementara itu, menurut penelitian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena keberadaannya dapat mempengaruhi seseorang. Hal-hal tersebut adalah :

a.    Sikap merupakan hasil belajar

Sebagai hasil belajar sikap telah diperoleh melalui pengalaman yang mempunyai unsur-unsur emosional. Seringkali asal-usul sikap itu melalui proses imitasi sejak seseorang masih kecil.

b.   Sikap itu mempunyai unsur yang bersikap perseptual dan afektif

Maksudnya bahwa sikap itu bukan saja menentukan hal-hal apa yang diamati oleh seseorang, melainkan juga bagaimana cara ia mengamatinya. Seorang murid yang mempunyai sikap negatif terhadap seorang guru misalnya, sikap yang demikian itu pada dasarnya telah diperoleh dari orang tuanya atau dari temannya, lingkungannya dan lain sebagainya. Bila anak itu telah memiliki sikap negatif terhadap gurunya maka gerak-gerik guru yang terlihat oleh anak itu akan ditafsirkan negatif pula. Dan sikap itu bukan saja diperoleh melalui proses imitasi, melainkan juga dari pengalaman-pengalaman yang kurang menyenangkan.

c.    Sikap mempengaruhi pengajaran lainnya

Apabila seseorang mempunyai sikap yang positif terhadap gurunya, maka siswa tersebut akan senang terhadap pengajaran yang disampaikan oleh guru tersebut. Situasi ini akan memberi jalan ke arah pengalaman belajar yang sukses.[4]

 


[1]Ngalim Purwanto, Op. Cit, hal. 141.

[2]Sarlito Wirawan Sarwono, Op. Cit, hal. 97.

[3] Gerungan Dipl. Op. Cit, hal. 156.

[4]Salahuddin Mahfudh, Pengantar Psikologi Pendidikan, Bina Ilmu, Surabaya, 1990, hal. 99.

under arsip:  Perkulihan.com.

Judul postingan : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dalam Belajar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*