Apa yang dimaksud dengan Ekonomi Normatif

Hay sobat perkuliahan yang selalu riang gembira mempesona. buat nambah pengetahuan agan semua, ni ada definisi dan pandangan tentang teori ekonomi Normati menurut para pakar, semoga bermanfaat ya agan.

  • Ekonomi Normatif

Ekonomi normatif adalah suatu studi tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh suatu perekonomian yang secara sosial diinginkan hasilnya[1] . Dalam tataran ekonomi mikro, analisa normatif menyangkut apa yang seharusnya berlaku pada suatu situasi yang terjadi dalam ekonomi mikro, yakni perilaku konsumen dan produsen serta interaksi yang terjadi di antara mereka.

Sesuatu yang seharusnya terjadi tersebut pada umumnya digerakkan oleh tujuan dari serangkaian nilai. Perekonomian kapitalisme yang sekarang ini menguasai hampir sebagian besar perekonomian dunia dari awal sejarahnya juga tak lepas dari adanya nilai-nilai Protestan yang sebelumnya diinginkan tercapai, sehingga anggapan bahwa ilmu ekonomi bebas nilai (wertfrei) adalah ilmu ekonomi yang salah nama[2] .

Ekonomi syariah  sebagai salah satu cabang ilmu ekonomi sepenuhnya bersumber dari nilai-nilai normatif dari apa yang diharapkan oleh syariah. Nilai yang dianut dalam ekonomi Islam tak bisa lepas dari  empat nilai utama, yakni Rabbaniyah (ketuhanan), akhlak, kemanusiaan, dan pertengahan (wasathon). Nilai-nilai ini menggambarkan kekhasan yang utama bagi ekonomi Islam[3].

Implikasi dari hal tersebut adalah analisa perilaku produsen yang sesuai dengan nilai-nilai syariah dalam penelitian ini tidak lepas dari nilai-nilai yang sesuai dengan nilai syariah itu sendiri.

[1] Harvey S. Rosen,  Public Finance, 6th ed. Mc Graw Hill International, 2002, hal 534.

[2] Syed Nawab Haider Naqvi, Etika dan Ilmu Ekonomi :  Suatu Sintesis Islami. Mizan, 1985, hal 34.

 

[3] Yusuf Qardhawi,  Norma dan Etika Ekonomi Islam. Gema Insani Press, 1997, hal 23.

quote thesis by . get via onlineRaphael Prapanca

..........

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *