30 Motivasi PAHALA Sholat Tarowih pada setiap Malamnya

selamat ramadhan2

…..Buka puasa “KEKENYANGEN??? Siap-siap aja para tim sukses penghalang ibadah pada berkampanye..Ngantuk, males, “prungsang”, “bokonge mumet” “Sirahe mules, pada bersatu membentuk koalisi untuk melemahkan semangat ibadah kita,kalau sudah demikian, jangankan bergegas ke masjid, bernafas aja rasanya berat. Terlebih kalau sudah denger adzan Isya…emmm. Cukup tau deh…!!!

Terus bagaimana dengan nasib sholat traweh kita, yang katanya tahun lalu saat malam Takbiran 2013 kamu sempat mencucurkan air mata, karena trawehnya saat itu belum maksimal, dan kamu berjanji kalau bulan puasa tahun depan trawehnya akan lebih bagus dan maksimal???

Hayo…hayo…lupa apa lupa????

Namun tenang saudara-saudara…

Saya punya sedikit trik, trik ini tidak ada sangkut pautnya atau  hubungan keluarga dengan “Pilpres” atau “Piala Dunia” apalagi sama “Dolly”.

Trik ini sebenarnya hanya berlaku untuk orang awam, “kaya penginyongan” yang kualitas ibadahnya masih standar untung rugi atau motivasi ibadahnya masih berdasarkan besar kecilnya pahala.

Caranya bagaimana?

..Tweng… tweng….iyaaa betul sekali!!!

Betul menurut Boneng, caranya dengan “Merevolusi mental (niat)” dan “metutup Kebocoran-kebocoran” dengan manajemen lapanganya yang baik, yaitu dengan kita mengetahui pahala-pahala sholat tarowih dari tiap-tiap malamnya.

Hal ini agar kita merasa “eman-eman” kalau meninggalkan satu malam saja dari malam-malam Ramadahan yang pahalanya kalau dinominalkan dengan rupiah..????

Pahala Sholat Tarowih ini disebutkan  dalam kitab Durratun Nashihin Fil Wa’zhi wal Irsyad karya Syaikh ‘Utsman bin Hasan bin Ahmad Syakir Al Khubari, seorang Ulama yang hidup di abad ke-9 Hijriyah,

Walaupun ada beberapa kalangan yang menganggap tidak shohih atas hadits yang menyebutan tentang pahala-pahala sholat tarowih ini, namun dari pahala-pahala yang disebutkan dalam kitab Durrotun Nashihin ini menjadi “doa” dan motivasi awal. Contohnya begini, dalam hadits itu, malam pertama pahalanya Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya”

Nah maka pada malam pertama sholat tarowih kita berdoa dengan sepenuh keyakinan agar kita diampuni dosa-dosa kita. Dengan demikian pahala tersebut jadi tema doa kita pada tiap malam yang berbeda selama bulan Ramadhan. Mbok dadi keren…

Namun bagaimanapun ibadah kita tidak boleh karena sekedar pahala, tapi harus karena mengharap Ridho Allah SWT Semata. Adapun pahala-pahala ya cukup dijadikan motivasi saja.

Berikut Kutipan dari Kitab Durrotun Nashihiin, yang redaksi tulisanya  saya kutip dari muslim.or.id

 Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada :

 Malam ke-1: Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.

Malam ke-2: Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)

Malam ke-3: Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4: Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)

Malam ke-5: Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Alharam (masjidil haram) di Makkah,masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Aqsha di Palestina.

Malam ke-6: Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-baitul mamur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya. (subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini,ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).

Malam ke-7: Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari Kerajaan Firaun dan Hamman.

Malam ke-8: Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim a.s

Malam ke-9: Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.

Malam ke-10: Allah memberikan anugerah kepadanya,berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.

Malam ke-11: Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa /husnul khotimah)

Malam ke-12: Pada Hari Kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang seperti bulan.

Malam ke-13: Pada Hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.

Malam ke-14: Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih anda, dan Allah tidak menghisab anda lagi.

Malam ke-15: Anda akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.

Malam ke-16: Anda akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah, anda bebas dari surga, dan lepas dari neraka.

Malam ke-17: Allah akan memberi pahala kepada anda sesuai pahala para nabi.

Malam ke-18: Malaikat akan memohon kepada Allah agar anda selalu mendapat restu.

Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajat anda ke Firdaus (surga yang tinggi)

Malam ke-20: Diberikan pahala kepada anda sesuai pahala para syuhada dan shalihin.

Malam ke-21: Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk anda disurga.

Malam ke-22: Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.

Malam ke-23: Allah akan membuat sebuah kota untuk Anda di dalam surga.

Malam ke-24: Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.

Malam ke-25: Anda akan bebas dari siksa kubur.

Malam ke-26: Allah akan derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.
Malam ke-27: Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustakim nanti.

Malam ke-28: Anda akan dinaikkan 1.000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.

Malam ke-29: Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1.000 kali yang diterima Allah.

Malam ke-30: Allah menyuruh kepada Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabila (air surga), karena Allah Tuhan Anda, dan Anda hamba Allah yang setia.

Mz. Banjarnegara, 28 Juni 2014.

“SELAMAT MENUNIKAN IBADAH RAMADHAN”

 

..........

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *